Sukses dalam sebuah karier tidak menjamin kisah hidup yang mulus. Hal ini jelas dirasakan penyanyi dan penulis lagu fenomenal Sia Furler. Sia yang saat ini menuai kesuksesan berkat album 1000 FORMS OF FEAR, ternyata memiliki sebuah sisi gelap dalam perjalanan hidupÂnya. Penyanyi nyentrik itu mengaku pernah menjadi seorang pecandu. Hal tersebut terungkap setelah pelantun Elastic Heart ini membeÂberkan pengalamannya pada OK! Magazie. Parahnya lagi, Furler ternyata pernah kecanduan dua jenis obat (Xanax dan OxyContin) dan alkohol!
"Aku adalah seorang pill-popper," ujarnya.
Lebih dari itu, wanita asal AusÂtralia ini pernah mengambil sebuah langkah ekstrim bagi dirinya. Furler pernah mencoba untuk bunuh diri setelah kekasihnya harus meninggal dalam sebuah tragedi kecelakaan.
Di sisi lain, Furler sepertinya harus mengucapkan banyak terima kasih kepada salah seorang sahaÂbatnya. Ya, dia lah yang membawa kelahiran 1975 ini untuk masuk daÂlam sebuah program rehabilitasi.
Beberapa orang mungkin masih asing dengan nama Sia Furler. Bukan karena bakatnya yang tak mumpuni, tapi karena ia kerap menyembunyikan wajahnya dari publik.
Furler tercatat pernah menulis lagu Diamonds (Rihanna) dan Titanium (David Guetta). Selain itu, ia banyak mencipta dan ber-kolaborasi dengan musisi-musisi dunia seperti Christina Aguilera, Flo Rida, Afrojack, Shakira, Celine Dion dan sebagainya. Tak hanya menulis lagu, nama Furler juga sempat booming dengan lagu Titanium dan Chandelier.
Nah di acara Grammy Awards lalu, Furler sering menutupi wajahÂnya. Dia tak mau dikenali orang. Apa sih alasannya? Furler mengaku jika dirinya tak suka menjadi terkeÂnal. ***