Berita

ilustrasi/net

Politik

Demokrat Godok Capres Jauh Sebelum 2019

SENIN, 16 FEBRUARI 2015 | 04:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Demokrat tidak mau keok di Pemilu 2019 yang akan datang. Partai besutan SBY ini sudah belajar banyak dari 'pil pahit' Pemilu 2014 kemarin.

Pada pemilu tahun lalu, jumlah perolehan suara Demokrat merosot drastis dari posisi pertama pada 2009 (20,4 persen), menjadi posisi keempat dengan perolehan suara sebanyak 10,19 persen.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Hermanto, mengatakan, partainya akan bangkit untuk mengulang sejarah sukses 2009 di Pemilu 2019 nanti. Pemilu 2019 akan digelar serentak antara pileg dan pilpres.


Untuk mencapai itu, lanjut wakil ketua DPR ini, pihaknya akan membuat strategi, seperti 'jembatan emas' pilkada. Mereka berambisi akan memenangkan pilkada serentak jilid I 2015 dan pilkada serentak jilid II 2018.

"Kami ingin memenangkan pilkada nanti, karena itu adalah mata rantai Pemilu 2019," ujar Agus kepada redaksi akhir pekan lalu.

Dan untuk mencapai kemenangan itu, Demokrat juga akan menggalakkan pertemuan konsolidasi partai hingga ke daerah-daerah. Selain itu, pihaknya juga akan menjaring dan memunculkan nama calon presiden (capres) jauh hari sebelum Pemilu 2019 digelar.

"Kami akan mencari figur capres jauh-jauh hari, bisa tiga atau dua tahun sebelum 2019. Ini juga bagian dari memusatkan kemenangan," tandas Agus. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya