Berita

hatta rajasa/net

Ada Kepanikan yang akan Merugikan Hatta Rajasa

MINGGU, 15 FEBRUARI 2015 | 21:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kongres IV Partai Amanat Nasional (PAN) tinggal dua pekan lagi. Pertarungan perebutan kursi ketua umum PAN semakin panas. Kubu Hatta Rajasa yang saat ini adalah petahana dituding telah bermain kasar dengan membabat habis pendukung Zulkifli Hasan di level DPD.

Menurut Ketua DPP PAN Agung Mozin, manuver kubu Hatta ini hanya akan merugikan dirinya.

"Konggres IV PAN tinggal menghitung hari. Kepanikan kubu Hatta Rajasa antara lain dengan melakukan politicking pada aturan main di kongres seperti tata tertib kepesertaan dan  laporan pertanggungjawaban DPP PAN periode saat ini," ujar Agung dalam keterangan yang diterima redaksi.


"Soal  kepesertaan mulai dilakukan pemecatan terhadap DPD-DPD yang nyata-nyata mendukung Zulkifli Hasan," sambungnya.

Hal lain yang dinilai akan merugikan Hatta Rajasa adalah keputusan menghapuskan komisi yang bertugas khusus untuk membahas Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Hatta Rajasa selama memimpin PAN. Pertanggungjawaban akan dilakukan di dalam rapat pleno.

"Saya tidak  dapat membayangkan sebuah rapat pleno akan membuka kelemahan dan kekuarangan DPP yang akan merugikan posisi ketua umum saat ini," masih katanya.

Apakah itu bukan membuka aib? Arena pleno kongres tidak steril dari pengamatan dan kuping media. Sangat disesalkan kepanikan ini yang justru merugikan kubu Pak Hatta Rajasa,” demikian Agung. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya