Berita

komjen budi gunawan

Jokowi Takut Batalkan Pelantikan BG Karena Punya Utang Politik

SABTU, 14 FEBRUARI 2015 | 14:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Joko Widodo diyakini sudah memutuskan tidak akan melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Hal ini sesuai dengan aspirasi rakyat yang tak ingin kursi Tribrata 1 diduduki seorang tersangka.

"Jawabannya sebenarnya sudah jelas, jangan dilantik," jelas Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ahmad Dahlan ini Mukhaer Pakkanna kepada Kantor Berita Politik RMOL (Sabtu, 14/2).

Namun, Jokowi masih bimbang. Terutama karena berhadapan dengan partai politik yang mengusungnya pada Pemilihan Presiden 2014 kemarin.


"Partai sendiri dikuasai pemilik modal. Jokowi juga naik karena pemilik modal. Jokowi tersandera beban politik, berhadapan dengan rakyat yang sudah jelas kesimpulannya," ungkap Mukhaer. (Baca: Pemilik Modal Diduga Ikut Andil Melemahkan KPK)

Menurutnya, Jokowi takut proses terpilihnya dia menjadi presiden diungkap kalau sampai tidak melantik Komjen Budi Gunawan.

"Karena dia takut akan dibongkar semua. Padahal, ya nggak perlu takut karena akan didukung rakyat. Apalagi kalau dia merasa tidak ada yang salah (saat proses Pilpres)," demikian Mukhaer Pakkanna.

Sebagaimana diketahui, Komjen Budi Gunawan diduga juga ikut menyukseskan Jokowi saat Pilpres lalu. Mantan ajudan Megawati Soekarnoputri saat menjabat Presiden RI itu sempat tertangkap kamera bertemu dengan Tim Sukses Jokowi-Jusuf Kalla.

Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan bahkan mengakui kalau Komjen BG yang saat ini Kepala Kemdikpol Mabes Polri tersebut pernah ikut menyusun visi-misi Jokowi-JK di bidang pertahanan dan keamanan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya