Berita

doto:net

Politik

JELANG KONGRES PAN

Sangat Disesalkan, Kubu Hatta Rajasa Tolak Komisi LPJ

JUMAT, 13 FEBRUARI 2015 | 11:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dinamika jelang kongres Partai Amanat Nasional (PAN) IV di Bali pada 28 Februari nanti juga mulai terasa di Steering Comitte (SC). Pada rapat harian Dewan Pimpinan Pusat PAN tadi malam (Kamis, 12/2), pertarungan untuk menggolkan berbagai agenda di kongres sangat keras. Komisi Laporan Pertanggungan Jawaban (LPJ) yang semula sudah disetujui pada rapat-rapat SC, kini ramai-ramai ditolak kubu Hatta Rajasa. Sebuah ketakutan yang berlebihan.

Salah satu Anggota SC Komisi Tatib yang ikut rapat tadi malam, Iswari, misalnya mempertanyakan posisi rapat harian DPP PAN yang semena-mena menghapus adanya Komisi LPJ yang sudah disepakati dalam rapat-rapat SC.  

"Padahal agenda ini sangat strategis karena dalam AD/ART pasal 27 ayat 1 poin a. Salah satu agenda pokok kongres adalah membahas dan menilai LPJ DPP," katanya dengan nada kesal.


"Bagaimana mungkin kita membahas LPJ hanya melalui pandangan umum DPW tanpa pendalaman di tingkat komisi. Ini menunjukkan adanya ketakutan Hatta Rajasa dan timnya di DPP PAN akan evaulasi mendalam kinerjanya selama lima tahun," tambah Iswari yang juga ketua DPP BM PAN Bidang Litbang ini.

Seperti diketahui papat harian DPP PAN yang berlangsung di Kantor PAN Tanjung Barat, Jakarta Selatan tadi malam, adalah dengan agenda SC melaporkan hasil kerjanya ke rapat harian. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Drajat Wibowo didampingi Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy, Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan yang juga Ketua SC dan para pengurus harian DPP PAN.  

Lebih jauh Iswari menilai rapat tersebut sengaja diarahkan oleh Drajat yang juga tim sukses Hatta Rajasa untuk membahas kembali hasil-hasil rapat SC. Padahal seharusnya tidak ada lagi pembahasan karena SC itu juga terdiri dari para pengurus harian DPP PAN yang dipimpin langsung Sekjen DPP PAN, Taufik Kurniawan.

"Namun nyatanya kubu Hatta sejak rapat dibuka dibantu pimpinan rapat saudar Drajat Wibowo sengaja mengangkat kembali soal Komisi LPJ untuk dibahas ulang di rapat harian. Hal inilah yang sangat kita sayangkan, salah satu agenda yang sangat strategis di kongres dihapuskan hanya karena ketakutan-ketakutan yang tidak perlu," tandasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya