Berita

Olahraga

SKO Ragunan dan PPLP Kondisinya Sudah Memprihatinkan

JUMAT, 13 FEBRUARI 2015 | 10:27 WIB | LAPORAN:

Kondisi Sekolah Olahraga (SKO) Ragunan Jakarta, semakin memprihatinkan. Demikian pula Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) yang ada di berbagai provinsi di Tanah Air.

Karena SKO Ragunan menjadi milik dan juga digunakan sebagai tempat PPLD DKI Jakarta pasca era otonomi, sudah seharusnya Kemenpora memiliki sekolah olahraga nasional dengan fasilitas memadai seperti konsep P3SON Hambalang.

"Saya kasihan terutama atlet cabang atletik yang sering terganggu karena di lapangan sebelah ada sepak bola," kata  Asdep Sentra Keolahragaan pada Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta  dalam Diskusi Kamisan (Kumis) Kemenpora di Senayan, Jakarta, Kamis (12/2).


Dalam diskusi yang mengangkat tajuk 'PPLP Ujung Tombak Pembibitan Olahraga Berprestasi' itu, selain Isnanta, hadir  Kepala Sekolah SMP/SMA Ragunan, Drs Rasmadi. "Bayangkan, ketika mereka sedang berlatih, tiba-tiba bola masuk dari lapangan sebelah," urai Isnanta.

Menurut dia,  itu terjadi berulang kali. Bagaimana mereka bisa fokus jika latihannya selalu terganggu,” katanya.

"Solusi untuk mereka memang sangat sulit. Mereka harus mempunyai tempat berlatih tersendiri kalau ingin fokus. Kalau tetap di Ragunan, mereka akan selalu terganggu,” tambahnya.

Sementara itu, Rasmadi membanggakan anak didiknya. Pasalnya, meskipun saat belajar dalam kondisi lelah, bahkan kadang tertidur, namun angka kelulusan selalu 100 persen. Ia memastikan, jika seseorang senang berolahraga, bisa dipastikan orang yang bersangkutan memiliki inteligensia tinggi.

Ia menunjuk contoh Ravi Murdiantoro. Ravi terpaksa mengikuti Ujian Nasional susulan karena saat Ujian Nasional berlangsung tengah melakukan serangkaian pertandingan di luar negeri. "Tapi hasilnya sungguh mengejutkan, hasil ujian nasionalnya di atas teman-temannya."

Secara tegas ia mengatakan, atlet yang belajar di SMP/SMA Ragunan memiliki konsekuensi yang sama. Mereka harus belajar seperti pelajar di sekolah lain. Namun jam belajar mereka berbeda. Mereka belajar mulai dari pukul 9 pagi hingga pukul 12 siang.

Bagi mereka yang berada di luar negeri, mereka bisa belajar melalui laptop, tablet, atau alat komunikasi lainnya mulai pukul 1 siang. "Para guru di sekolah Ragunan dibagi dalam tiga shift. Dengan gaji yang sama dengan guru di sekolah lain, mereka siap menjalankan tugasnya," ujarnya.[wid]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya