Berita

Banjir, Harga Kebutuhan Pokok Mulai Merangkak Naik

JUMAT, 13 FEBRUARI 2015 | 02:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Banjir yang melanda Jakarta menyebabkan sejumlah harga komoditas mulai merangkak naik di sejumlah pasar di Ibukota, berdasarkan pantauan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI).

"Banjir di DKI Jakarta menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan harga ini.
Terganggunya distribusi barang menyebabkan terjadi kelangkaan yang berakibat pada kenaikan harga," jelas Wasekjen DPP IKAPPI, Faiz Rozi, dalam keterangan persnya (Kamis, 12/2).

Pantauan IKAPPI di Pasar Induk Kramatjati per hari ini harga cabai merah keriting Rp. 17000, cabai rawit merah Rp. 17000, cabai merah besar Rp. 15000, cabai rawit ijo Rp.10000, bawang merah Rp. 14000, bawang putih Rp. 14000, kentang Rp 7500, apel Rp. 18000, Jeruk Rp. 18000.

Pantauan IKAPPI di Pasar Induk Kramatjati per hari ini harga cabai merah keriting Rp. 17000, cabai rawit merah Rp. 17000, cabai merah besar Rp. 15000, cabai rawit ijo Rp.10000, bawang merah Rp. 14000, bawang putih Rp. 14000, kentang Rp 7500, apel Rp. 18000, Jeruk Rp. 18000.

"Distribusi dari pasar induk ke pasar pasar di DKI Jakarta inilah yang kami nilai menemukan hambatan. Sehingga kami temui beberapa kenaikan harga di beberapa pasar," jelasnya.

Misalnya, harga bawang putih dari sekitar Rp. 18.000 naik jadi Rp 22.000 per kilogram. Bawang merah dari sekitar Rp 14.000 naik jadi Rp 18.000 per kilogram. Kentang dari sekitar Rp 6.000 naik jadi Rp 8.000 per kilogram. Jeruk peras dari sekitar Rp 6.000 naik jadi Rp 12.000 per kilogram.

Sementara untuk Cabai sekitar Rp 16.000 per kilogram naik menjadi Rp 24.000 per kilogram. Cabai rawit merah dari sekitar Rp 18.000 per kilogram naik jadi Rp 32.000 per kilogram. Cabai rawit hijau dari sekitar Rp 10.000  naik jadi Rp 18.000 per kilogram. Tomat dari sekitar Rp 5.000 naik jadi Rp 8.000 per kilogram.

"Melihat trend kenaikan harga ini, harus ada langkah dan upaya dari Pemerintah DKI untuk mengantisipasi. Pemda kami minta untuk terus memantau situasi ini agar tetap bisa dikendalikan," tegasnya.

Sedangkan untuk di Jawa Tengah pantauan DPP IKAPPI kenaikan yang mencolok justru terjadi pada harga ayam potong dan bawang merah. Ayam potong dari Rp. 27.000 sekarang menjadi Rp.30.000.

Sedangkan di luar Jawa seperti di Sumatera Barat ayam potong dari Rp. 28.000 sekarang mencapai Rp. 30.000, sedangkan bawang merah dari Rp. 16.000 menjadi Rp. 18.000.

"Kami berharap pemerintah dapat melakukan langkah antisipasi agar kenaikan beberapa barang tersebut dapat di hentikan, mengingat musim penghujan dalam waktu dekat ini masih berlangsung," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya