Berita

Cholid Mahmud/net

Senator Minta Menteri Puspayoga Permudah Izin Koperasi

RABU, 11 FEBRUARI 2015 | 23:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Perkembangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerah masih rendah karena minimnya pendampingan dan perizinan. Hal ini berimbas kepada daya saing Indonesia.

Demikian diungkapkan Ketua Komite IV DPD-RI Cholid Mahmud dalam rapat kerja bersama Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Gedung B, DPD RI , Jakarta, Rabu (11/2).

Menurut Cholid, hal tersebut menjadi latar belakang DPD mengangkat aspirasi masyarakat daerah tentang permasalahan akses kredit usaha rakyat serta kebijakan dan rencana strategis pemerintah.


Pada kesempatan itu, Anggota Komite IV asal Maluku Utara Basri Salama mempertanyakan tentang perizinan pendirian koperasi serta adanya nepotisme dalam mendapatkan perizinan tertentu dari beberapa pihak yang berkuasa di daerah.

"Kementerian Koperasi dan UKM harus bisa memberikan solusi terhadap permasalahan koperasi seperti yang terjadi di daerah Maluku Utara masih banyak kendala perizinan UKM, pendirian koperasi dan susahnya akses kredit pada masyarakat," ungkap dalam rapat itu.

Hal tersebut ditanggapi oleh Menteri Puspayoga bahwa pihaknya sudah menyiapkan rencana program unggulan kementerian salah satunya adalah fasilitasi perizinan usaha dan mikro dan kecil yangdi dukung oleh Perpres No. 98/2014 tentang Perizinan Usaha Mikro dan Kecil.  Dan sejauh ini kementeriannya sudah menjalin MoU dengan Kemendagri, Kemendag, BRI serta Jamkrindo dalam rangka menyusun rencana aksi dan pedoman rencana kerja.

"Kami sudah menyiapkan rencana kerja unggulan terkait masalah perizinan usaha mikro dan kecil yang didukung berdasar Perpres dengan pemberian izin usaha mikro kecil kepada pelaku usaha UKM dengan pembebasan keringanan biaya sehingga tidak dikenalkan biaya, retribusi atau pungutan lainnya karena sudah bekerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia untuk pembebasan biaya akta notaris" tutur menteri asal Bali ini. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya