Berita

Cita Citata

Blitz

Cita Citata, Usai Sidang Cerai, Suami Ditangkap

RABU, 11 FEBRUARI 2015 | 09:32 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Penangkapan usai sidang cerai itu disebut pengacara kayak nangkap teroris. Polisi takut Ijonk melarikan diri.

Terjadi drama dalam proses perceraian Cita Citata. Suami Cita, Galih Purnama (Ijonk) langsung ditahan polisi dari Polrestabes Bandung usai mengikuti sidang perceraian di Pengadilan Agama Bandung, kemarin. Galih diduga terlibat kasus pencurian gitar seharga Rp 35 juta.

Setelah proses sidang selesai sekitar pukul 11.30 WIB, Ijonk dan kuasa hukum­nya sempat meladeni wartawan untuk sesi wawancara di salah satu ruangan.


Begitu keluar dari ruangan, tiga polisi langsung menemui Ijonk. Mereka lalu menunjukkan surat penangkapan dan men­jelaskan maksud kedatangannya.

"Apa-apaan ini kayak nangkap teroris," ucap Rohman, kuasa hukum Ijonk.

Kericuhan sempat terjadi karena pihak Ijonk berusaha menolak penangkapan, se­mentara polisi keukeuh menangkap. Ijonk pun akhirnya berhasil dibawa ke Mapol­restabes Bandung menggunakan minibus berwarna hitam.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Mokhamad Ngajib, membenarkan penangkapan tersebut. Ia pun memberikan alasannya.

"Betul ditangkap. Karena kasusnya pen­curian, kita melakukan penangkapan," kata Ngajib di Bandung.

Selain itu, polisi punya alasan lain kenapa membawa Ijonk. "Jangan sampai dia melari­kan diri, makanya kita tangkap," jelasnya.

Sebelumnya, Cita diperiksa sebagai saksi terkait kasus pencurian gitar yang dilakukan Ijonk sekitar empat tahun lalu.

"Kalau untuk tahu, jadi saksi ya sudah pasti tahu. Tapi kalau ke media, Cita nggak mau buka aib seseorang," kata Cita, baru-baru ini.

Namun setelah pelantun Sakitnya Tuh Disini dan Aku Mah Apa Atuh ini diper­iksa penyidik beberapa hari lalu, Cita justru memberi pengakuan berbeda.

"Takut kalau udah ngomong pidana. Per­data aja udah deg-degan dan belum selesai. Lagi pula aku nggak tahu sama sekali soal pengambilan barang yang katanya dicuri (Ijonk). Waktu itu, aku belum kenal bahkan belum pacaran," aku Cita.

Apakah ketika dipanggil menjadi saksi Cita memanfaatkan kesempatan balas den­dam kepada Ijonk?

"Jadi yang perlu ditegaskan dan ini kita harus bedakan. Kalau Cita, perkara per­ceraian adalah perdata dan kasus Ijonk dan Arez ini pidana. Laporan ini murni dari Mas Arez. Jadi tidak ada istilah balas dendam. Tidak ada itu," tampik Tody Laga Buana, pengacara Cita.

"Jadi kalau bisa saya simpulkan, justru kenapa kejadian ini timbul, karena efek dari apa yang dilakukan pemberitaan dari saudara Ijonk. Untuk itu, kami minta saudara Ijonk menahan diri dalam berbi­cara tentang Cita (dalam kasus pidana)," lanjut Tody.

Cita sendiri mengaku tahu gitar ber­masalah itu milik temannya Ijonk, Audi Reza Hartanton. "Cita kan enggak tahu gitarnya, tapi pengakuan Ijonk, dia pernah mengambil alat-alat di tempat Arez (Reza)," tutur Cita.

Namun, dia sudah tak tahu lagi nasib gitar tersebut. "Nggak tahu juga ya. Yang Cita tahu cuma itu aja," ucapnya.

Kira-kira Cita bakal terjerat juga nggak ya sama kasus pencurian yang melibatkan Ijonk ini?

"Cita Citata tidak akan ikut terjerat pasal pencurian. Kejadian ini terjadi saat Ijonk dan Cita belum menikah. Hanya dia mendengar bahwa rangkaian itu ada pada saat mereka pacaran, dimana Mas Arez menanyakan ke Ijonk soal barang itu. Saya jamin 100 persen tidak akan terseret," tutur pengacara sang pelapor yakni Arez, Chris Sam Siwu.

Sebelumnya Ijonk membantah telah men­curi alat-alat musik milik Arez.

"Nggak ada (mencuri). Saya sudah bilang, dia (Arez) pinjamin saya gitar buat latihan di rumah," kata Ijonk.

Dilanjutkan, gitar tersebut memang hilang ketika berada di rumahnya. Dia pun lang­sung memberitahu Arez, teman sesama anak band itu tentang kejadian tersebut.

"Saya bilang 'Rez gitar ilang nih, gimana ya?' Terus dia (Arez) bilang 'ya udah nggak apa-apa, gue ikhlas'," ujar Ijonk mengulang ucapan Arez waktu itu. ***

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya