Berita

Budiman Sudjatmiko/net

Budiman Sudjatmiko Barsyukur RUU Kewirausahaan Mendapat Respon Positif

SELASA, 10 FEBRUARI 2015 | 11:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pendekatan peningkatan kesejahteraan sosial dengan pola donasi hanya mampu membantu hingga titik tertentu. Hal ini biasanya terjadi terputus-putus tergantung keberadaan dana dan tentunya agenda dari sumber dana. Hal ini sama sekali tidak sustainable (berkelanjutan).

Demikian disampaikan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko dalam keterangannya yang diterima redaksi, Selasa (10/2).

"Dalam perspektif saya sejauh ini dunia usaha terlalu mengedepankan watak korporasi yang mengutamakan orientasi bisnis alias mencari keuntungan dan kepentingan kapital," ujar Budiman.


Semangat kewirausahaan yang memiliki misi kesejahteraan sosial sejauh ini belum mendapat tempat yang layak di tengah-tengah masyarakat. Sementara disisi lain banyak bentuk usaha yang digagas bukan hanya sebatas untuk mencari keuntungan namun juga sekaligus memiliki misi sosial untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Budiman melihat hal ini perlu didukung sepenuhnya dan mendapat kepastian hukum dengan dilindungi oleh satu payung Undang-Undang tersendiri. Dengan demikian, kiwirausahaan sosial akan mendapat dukungan yang layak dari berbagai pihak serta memperkuat posisi bentuk-bentuk usaha kewirausahaan sosial untuk menjamin kemitraan dengan jejaring bisnis maupun kepentingan-kepentingan lainnya.

Karenanya, Budiman melalui Fraksi PDI Perjuangan memperjuangkan masuknya RUU Kewirausahaan Nasional (semula RUU Kewirausahaan Sosial) masuk dalam RUU Prioritas pada Prolegnas 2015. (Baca: Inilah 37 RUU Prolegnas 2015).

"Alhamdulillah gagasan ini pun mendapat respon yang positif," ujar dia.

Budiman menambahkan, tentunya gagasan ini tidaklah berdiri sendiri, atau lahir dari ruang hampa. Gagasan ini lahir setelah ia bertemu dengan beberapa pegiat kewirausahaan sosial nasional, mereka memaparkan panjang lebar serta memberikan contoh nyata bagaimana pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang kewirausahaan dapat digunakan sebagai salah satu jalan untuk mencapai kesejahteraan bersama, yang pada akhirnya adalah memperkuat ekonomi negara.

"Beberapa waktu yang lalu saya juga menghadiri Konferensi Internasional Kewirausahaan Sosial negara-negara Eropa di London yang memperkaya pemahaman saya tentang kewirausahaan sosial ini," tandasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya