Berita

foto:net

Mahasiwa Dukung BG Bongkar Skandal Jokowi di Pilpres

SELASA, 10 FEBRUARI 2015 | 09:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komjen Polisi Budi Gunawan didesak agar membongkar skandal kecurangan Pilpres 2014 yang dilakukan oleh Jokowi. Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Andriyana mengatakan, pihaknya mendukung BG untuk mengungkap kecurangan tersebut.

"Bila benar BG punya data kecurangan Jokowi pada pilpres lalu, sudah sepatutnya BG membongkar skandal kecurangan tersebut. Ungkap saja," kata dia dalam rilisnya, Selasa (10/2).

Andriyana mengungkapkan, Jokowi tidak perlu takut dalam menyampaikan kebenaran, agar publik tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan siapa sebenarnya Jokowi.


Ketua Bidang Kebijakan Publik PP KAMMI Romidi Karnawan juga menyampaikan, keberanian BG dalam mengungkap skandal kecurangan Pilpres yang dilakukan oleh Jokowi akan mendapatkan dukungan dan apresiasi dari masyarakat luas.  

"Bila skandal kecurangan ini diungkap dan nantinya terbukti melalui proses hukum, maka sesungguhnya Jokowi tidak sah sebagai Presiden RI karena sudah cacat demi hukum dan mencederai asas demokrasi," terangnya.

Romidi menambahkan, bila terungkap Jokowi menang dengan kecurangan apalagi dilakukan dengan terstruktur, sistematis, dan masif, maka KAMMI mendesak Jokowi mundur saja dari jabatan sebagai presiden.

"Tak pantas rasanya pengkhianat memimpin bangsa yang besar dan beradab  ini. Selayaknya Jokowi mundur saja karena sudah mengotori proses demokrasi kita," tuturnya.

"KAMMI juga juga mengimbau kepada DPR untuk tidak diam dalam menanggapi hal ini. DPR punya fungsi kontrol terhadap Presiden, apa lagi terhadap Presiden yang diduga kuat melakukan skandal kecurangan dalam proses Pilpres. Ini tidak main-main, bisa saja berujung pada impeachment nantinya," tambah Romidi menambahkan penjelasannya.

Seperti ramai dibicarakan, Komjen BG memiliki data kecurangan Pilpres 2014 yang dilakukan Jokowi dan tim suksesnya. Karena itulah mantan ajudan Megawati Soekarnoputri ini oleh Presiden Jokowi diajukan ke DPR sebagai calon tunggal Kapolri. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya