Berita

Surya Imam Wahyudi/net

Politik

BM PAN: Regenerasi PAN Sebuah Kebutuhan

SELASA, 10 FEBRUARI 2015 | 09:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar kongres di Bali pada 28 Februari sampai 2 Maret 2015. Kongres PAN ke-IV itu diharapkan bisa melahirkan ketua umum wajah baru.

"Kongres nanti nanti wajib hukumnya terjadi regenerasi," kata Ketua DPP Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Surya Imam Wahyudi, Selasa (10/2).

Menurutnya, hal ini penting agar terjadi perubahan tata kelola partai lebih baik, dinamis, aspiratif, egaliter, transparan, demokratis serta jauh dari manajemen partai yang sengkarut marut.


"Peserta kongres PAN harus berjihad untuk menghadirkan kepemimpinan partai yang egaliter, melayani dan mengayomi kader dengan baik. Bukan pemimpin yang sudah terbukti otoriter, tidak aspiratif (sentralistik), yang mana bertentangan dengan maksud dan tujuan didirikannya PAN, kondisi seperti ini harus diakhiri," ujar Surya yang juga mantan Plt Ketua DPD PAN Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan ini.

Lebih lanjut, Surya berharap, agar PAN ke depan dipimpin oleh figur yang rela mendedikasikan seluruh jiwa raganya untuk seluruh kader PAN. Tidak menjadikan PAN hanya sebagai alat untuk kepentingan sendiri dan kelompk atau kroni-kroninya.

"Pak Hatta Rajasa sudah diberikan kesempatan lima tahun untuk memimpin PAN ini, tapi nampaknya beliau belum juga paham terhadap berbagai persoalan yang mendera PAN di daerah-daerah.  PAN perlu perubahan bukan status quo demi kejayaan PAN ke depan," imbuh Wakil Ketua DPW PAN Kalimantan Selatan ini.

Surya menambahkan, salah satu agenda mendasar agenda reformasi adalah demokratisasi dimana ada moralitas agama yang dijunjung tinggi, kebebasan bersikap dan bertindak, tidak ada intimidasi dan teror.

"PAN hadir untuk menentang peyimpangan-penyimpangan tersebut. Namun yang terjadi saat ini, banyak kader PAN menjadi jiwa-jiwa yang tidak merdeka, diintimidasi bahkan diancam-ancam apabila berbeda pendapat dan pilihan menjelang kongres ini. Sungguh sangat memprihatinkan," tandasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya