Berita

buya syafii maarif

Tudingan Pengacara BG Buya Syafii Mau Muluskan Komjen Suhardi Tak Berdasar

SELASA, 10 FEBRUARI 2015 | 04:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Tim Independen Ahmad Syafii Maarif tidak memiliki hubungan keluarga dengan Komjen Suhardi Alius. Tidak ada yang istimewa dari Komjen Suhardi kecuali Buya Syafii mengenal sosoknya dalam satu diskusi pemberantasan korupsi saat masih menjabat Kabareskrim.

"Lucu saja jika sikap-sikap Buya dikaitkan dengan hal-hal yang bertolakbelakang dengan merit system dan integritas. Orang itu harus baca rekam jejak Buya Syafii," tegas Direktur MAARIF Institute, Fajar Riza Ul Haq dalam keterangannya (Selasa, 10/2).

Tak hanya itu, dia juga menegaskan, pemberitaan yang menyebutkan Buya Syafii merekomendasikan Suhardi dan Komjen Saud Usman sebagai calon Kapolri adalah keliru besar.


"Jadi sangat tidak berdasar jika menyebut Buya bertindak di luar wewenangnya. Tentunya jika Presiden Jokowi berkonsultasi akan disampaikan yang terbaik agar jangan sampai salah pilih lagi," tegasnya.

Sebelumnya, pengacara Komjen Budi Gunawan, Razman Arif Nasution menuding Buya Syafii sudah berbicara di luar kewenangannya. Karena, kata Razman, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menilai Saud Usman dan Suhardi Alius layak masuk bursa calon Kapolri.

"Saya minta Pak Syafii Maarif ngomong ada enggak hubungan famili dengan Pak Suhardi Alius? Beliau diberi kewenangan untuk berbicara tentang negara ini untuk urusan Tim 9, menilai tentang Pak BG, bukan menilai Kinerja Kompolnas," ujar Razman.

"Saya bukan menyerang pribadi, tapi kenapa enggak sebut saja, atau mungkin dia kecewa dengan tidak masuknya Suhardi Alius (burda Kapolri)? Sebut saja supaya calon kapolri itu Suhardi Alius," tegas Razman.

Buya Syafii sendiri juga sudah menjawab tudingan Razman tersebut. Dengan bercanda dia mengatakan, punya hubungan dengan Suhardi. "Benar, sama-sama anak cucu Adam," katanya sambil tertawa. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya