Berita

joko widodo/net

Politik

Ibarat di Sepakbola, Pak Jokowi Main Sendiri

MINGGU, 08 FEBRUARI 2015 | 05:12 WIB | LAPORAN:

Galaknya beberapa politisi PDI Perjuangan terhadap Presiden Joko Widodo, yang notabene kader banteng, ternyata berakar pada ketidakmampuan sang presiden menggelar konsolidasi.

Kondisi ini yang dianggap membuat parpol-parpol pendukung pemerintah tidak pernah satu suara.

"Ibarat di sepakbola, Pak Jokowi main sendiri," ucap analis politik dari Universitas Diponegoro, Ari Junaedi, Sabtu malam (7/2).


Jokowi juga dianggap melenceng dari garis partai dengan mengangkat Rini Soemarno (Menteri BUMN), Andi Widjajanto (Sekretaris Kabinet), dan Luhut Panjaitan (Kepala Staf Kepresidenan).

Kader-kader PDIP tidak setuju dengan tiga orang di atas karena menganggap mereka bertentangan dengan garis kebijakan partai.

"Sebagian kader PDIP kecewa, sehingga suara dukungan ke Pak Jokowi tidak utuh," imbuhnya.

Kondisi ini, lanjut Ari, harus segera diperbaiki Jokowi. Caranya dengan membenahi komunikasi politik dengan PDIP dan parpol pendukung.

"Parpol pendukung adalah modal utama dalam setiap kebijakan pemerintahan Jokowi. Jadi, harus dirawat. Kalau suara di parpol pendukung kuat, Pak Jokowi akan relatif mudah menundukkan para oposisi," terangnya. [ald]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya