Berita

junimart girsang/net

Politik

Politisi PDIP Minta Junimart Hormati Buya Syafii

JUMAT, 06 FEBRUARI 2015 | 10:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Budiman Sudjatmiko mengatakan sudah sepatutnya kader PDIP menghormati Buya Syafii Maarif, yang selain memilki garis pemikiran juga memiliki garis sejarah dengan PDIP lewat Baitul Muslimin Isndonesia.

Seperti diketahui, belakangan ini politisi PDIP Junimart Girsang mendapat kritikan pedas karena telah merendahkan Buya Syafii dengan menyebut Buya Safii dan posisinya sebagai Ketua Tim Konsultatif Independen (Tim 9) untuk membantu mencari penyelesaian kisruh KPK-Polri, sebagai orang yang tidak jelas.

Jelas Budiman, bersama tokoh-tokoh seperti Gus Dur, Gus Sholah dan Din Syamsudin, Buya Safii sangat mendapat terhotmat di mata kader-kader PDIP.


"Jangan sekali-kali melupakan sejarah, begitu kata Bung Karno," ujar Budiman dalam keterangannya kepada redaksi sesaat lalu, Jumat (6/2).

Buya Syafii Maarif turut menginisiasi lahirnya Baitul Muslimin Indonesian (BMI), sayap PDIP yang digagas bersama dengan politisi senior PDIP almarhum Taufik Kiemas. BMI adalah ormas sayap partai yang didirikan sebagai wadah bagi pegiat partai berlatar aktivis Islam. Ormas sayap partai ini didesain untuk memupuk spiritualitas, keagamaan, toleransi, penghormatan atas keberagaman, sesuai dengan ideologi partai dalam satu payung Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut Budimana, Buya Syafii sebagaimana diketahui banyak orang adalah tokoh Muhmamadiyah yang memiliki integritas yang tinggi dengan pemikiran yang mengedepankan persatuan, nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, pluralisme.

"Seluruh nilai-nilai pemikiran Buya Syafii sejauh saya ketahui sejalan dengan garis ideologi PDI Perjuangan," ungkapnya.

"Selama saya masih aktif di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Jogjakarta, selain mengenal Buya Syafii Maarif secara pribadi, saya juga mengenal pemikiran beliau yang patut tidak diragukan semangat demokrasi dan nilai-nilai kebangsaannya," tambah Budiman. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya