Berita

andi dan rini/net

Politik

Jokowi Harus Copot Andi dan Rini agar Program Nawa Cita Berjalan

KAMIS, 05 FEBRUARI 2015 | 22:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi disarankan segera mencopot Menseskab Andi Wodjajanto dan Menteri BUMN Rini Sumarmo dari jajaran Kabinet Kerja.

Ketua Umum Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman), Iwan Dwi Laksono, mengatakan, permintaan itu telah banyak disuarakan oleh elemen masyarakat, termasuk internal partai pemerintah atau partai Jokowi, yakni PDI-Perjuangan.

Menurutnya, Andi dan Rini secara politik telah menjadi personifikasi bagi pemicu ketegangan politik sehingga menjadi epicentrum kagaduhan dan memberi kontrobusi bagi situasi yang kontraproduktif. Padahal apabila melihat fakta representasi, kedua menteri tersebut tidak mewakili entitas politik manapun baik dari parpol pendukung ataupun relawan (unrepresentativeness).


"Hal ini bisa dilihat dari penolakan kedua menteri itu datang dari PDIP sendiri dan relawan," ujar Iwan kepada redaksi, Kamis (5/2).

Secara programatik, lanjut dia, baik Andi atau Rini berpotensi menjadi penghambat platform Nawa Cita pemerintan Jokowi (sembilan program prioritas). Rini yang programnya kontroversial tidak membawa harapan bagi perbaikan BUMN. Sementara, Andi yang tidak berfungsi sebagai layaknya sektetaris kabinet sehingga para menteri yang seharusnya dia layani dalam koordinasi antar lembaga dalam kapasitasnya sebagai sekretaris kabinet tidak berjalan.

"Dalam beberapa kasus, Andi Widjajanto justru memperlihatkam blunder dan membebani Presiden, misal dalam proses Perpres pengangkatan kepala BPKP," terang Iwan.

Selanjutnya, sambung dia, penyebab asimetri informasi. Baik Rini atau Andi dalam beberapa kasus telah berfungsi sebagai seolah pemegang monopoli informasi bagi presiden, sehingga Presiden Jokowi yang dikenal merakyat dan aksesable jadi terkesan tertutup yang berdampak pada ketidaklinieran informasi mengenai sikap Presidan atas beberap isu. Kasus terakhir dalam ketegangan KPK-Polri menunjukan fakta itu.

"Dengan alasan itu, Jaman meminta presiden Jokowi untuk mencopot Menteri Andi Widjajanto dan Rini Sumarno," demikian Iwan. [rus]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya