Berita

Elvira Devinamira

Blitz

Elvira Devinamira, Nggak Tahu Dalamnya Abraham Samad

RABU, 04 FEBRUARI 2015 | 10:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sering diundang ke setiap acara ber­tema berbau koru­psi. Dari situ, El­vira merasa Samad sosok yang jujur dan tegas.
 
Beredarnya foto mesra mirip Putri Indonesia 2014 El­vira Devinamira dan Ketua KPK Abraham Samad, bikin heboh masyarakat di tengah kasus dugaan rekening gendut calon Kapolri Komjen Budi Gunawan. Meski akhirnya diklaim palsu oleh KPK, namun tak sedikit yang meyakini kebenaran foto tersebut.

Apalagi, di account Instagram, Elvira cukup rajin mem-posting foto berduanya dengan Abra­ham. Sepeti apa sih hubungan keduanya?


"Dari pertama saya dikaran­tina sebagai Putri Indonesia, Pak Abraham sudah mengisi acara. Kemudian pemenang Putri Indonesia otomatis menjadi duta antikorupsi. Saya diundang ke kantor beliau untuk Pemilu Jujur," ungkap Elvira.

"Kami bekerja sama. Setiap ada acara yang berbau korupsi, saya dipanggil untuk bekerja sama dengan KPK," lanjutnya.

Selama mengenal Samad, dara 21 tahun ini menilai eks aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu sebagai sosok yang tegas dan jujur. Dari pengama­tan tersebut, Elvira terpesona dengan Samad.

"Menurut saya beliau tegas dan jujur. Terkenalnya seperti itu. Saya nggak tahu dalamnya seperti apa ya. Tapi saya men­gagumi ketegasan dan komitmen beliau untuk menjadi Ketua KPK," tuturnya.

"Apapun dia lakukan dan terima untuk membersihkan negara kita dari para koruptor," imbuhnya.

Isu foto mesra muncul saat Elvira berjuang di ajang ajang Miss Universe 2014. Saking sedihnya, dara asal Surabaya ini sempat menangis ketika tiba-tiba menjadi buah bibir masyarakat Indonesia. Apalagi, ia sedang membawa nama baik Yayasan Putri Indonesia.

"Kalau jujur iya (menggang­gu). Saya lagi konsentrasi di Miss Universe 2014. Saya nggak pikirkan diri saya, yang saya pikirin yayasan dan keluarga. Bagaimana kalau mereka dit­anya, itu bebannya tersendiri. Dan itu menyangkut nama baik yayasan," ungkap Elvira.

"Ya saya menangis. Tapi me­nangisnya karena mikirin nama baik keluarga, kalau saya send­iri yang digituin nggak apa-apa deh," lanjutnya.

Beruntung sejak foto rekayasa itu menyebar, Elvira mendapat dukungan besar dari keluarga dan yayasan. "Keluarga hanya bisa mendoakan, karena po­sisinya saya selang satu hari lebih lambat (perbedaan waktu Indonesia-Amerika). Semoga badai cepat berlalu, doa ibu kan sepanjang masa. Saya bersyukur mereka masih mendukung dan membela apapun itu, walau di sosial media banyak yang meny­erang saya," ungkap Elvira.

"Hempasan apa pun itu tidak menghalangi saya untuk menore­hkan tinta emas bagi Indonesia. Yang saya tangisi kenapa foto itu ada pas saya tidak berada di sana untuk menjelaskan. Bagaimana perasaan ibu saat mengetahui hal itu," ungkap Elvira.

Perihal pose, Elvira mengaku memang agak sedikit narsis. "Saya memang suka selfie. Saya kan sering selfie sama teman-teman. Ada bagian ket­awa agak manyun sedikit. Dan itu lucu-lucuan saja," sambungnya.

Soal lain. Juara dan finalis Puteri Indonesia tak sedikit yang terjun ke dunia keartisan. Namun Elvira enggan menjadi artis.

"Kalau untuk terjun ke dunia hiburan setelah ini masih belum tahu, karena itu bukan planning utama saya," katanya.

Elvira lebih ingin terjun di dunia hukum daripada dunia en­tertainment. Sebab, menurutnya, dunia hukum lebih menantang nyalinya. Tapi, Elvira tak mau menutup kemungkinan.

"Planning utama saya, saya pen­gen terjun di bidang hukum, lebih menantang. Tapi kalau memang kesempatan saya berkarier di dunia hiburan atau entertain, ya nggak masalah juga sih," tukasnya.

Dalam ajang kecantikan ratu sejagad, Elvira membawa pu­lang hasil yang cukup baik. Selain masuk ke-15 besar Miss Universe 2014, pemilik tinggi 177 cm itu berhasil menggondol Best National Costume.

"Kita bersaing dengan 87 gadis lain yang cantik-cantik. Saya nggak anggap kompetisi tapi pengalaman. Makanya saya enjoy melewati setiap momen. Dan bersyukur bisa mendapat penghargaan ini," tutup Elvira. ***

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya