Berita

komjen budi gunawan/net

Hukum

TRAGEDI CALON KAPOLRI

Komjen BG Bisa Saja Bebas Seperti Jokowi

SABTU, 31 JANUARI 2015 | 08:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Joko Widodo takut melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri karena khawatir citra politiknya tergerus dan tak terpilih lagi pada Pilpres 2019.

Karena itu, Komjen Budi Gunawan yang tersandung kasus korupsi gratifikasi (menerima hadiah atau janji) mestinya bisa menjawab pertanyaan publik termasuk soal harta kekayaan yang dimilikinya.

"Jika itu yang dihitung maka BG harus menjawab, mau apa dia jadi Kapoolri? Jawaban itu menjawab pertanyaan rakyat soal rekening gendut bukan bersumber dari APBN tapi dari 'ucapan terima kasih'," kata politisi PDI Perjuangan, Bambang "Beathor" Suryadi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (31/1).  


Menurut Beathor, bila saja semua sumber harta pejabat-pejabat negara mau diungkap, bukan tak mungkin "semua" pejabat di negeri ini dari masa ke masa masuk penjara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Gratifikasi itu diundangkan setelah kejadian," katanya.

Ucapan terima kasih atau rasa kagum juga pernah diterima Joko Widodo berupa gitar bass dari personil band Metallica. Gitar bass itu dimuseumkan, lalu Jokowi bebas dari hukum gratifikasi. (Baca: Gitar Bass 'Metallica' Jokowi Disita Negara)

"Lantas jika dana yang diterima BG dari tiga orang jenderal yang jadi Saksi di KPK juga dikembalikan ke negara, bukankah Komjen BG selaku calon Kapolri ikut bebas dari hukum yang disangkakan tersebut?" ujarnya.  [ald]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya