Berita

Gulat Manurung/net

Hukum

Gulat Manurung Bantah Malak Bos PT Duta Palma

KAMIS, 29 JANUARI 2015 | 14:49 WIB | LAPORAN:

. Terdakwa kasus suap pengajuan revisi alih fungsi lahan perkebunan di Provinsi Riau, Gulat Medali Emas Manurung pernah meminta sejumlah imbalan untuk mengurus pelepasan Hak Guna Usaha lahan perkebunan kelapa sawit PT Duta Palma milik pengusaha Surya Darmadi alias Apeng.

Informasi tersebut diungkap oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulher saat bersaksi dalam sidang terdakwa Gulat di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (29/1).

Hal itu, kata Zulher, didengar langsung dari Surya usai pertemuan yang berlangsung Agustus 2014 lalu di Riau.


"Kata Pak Surya setelah bertemu, dia bilang, 'Gila ni, banyak kali yang diminta. Uang, saham, kebun'. Katanya begitu," jelas Zulher meniru Surya.

Gulat langsung membantahnya. Justru, Gulat bilang, membantu Zulher yang sedang bingung lantaran didesak Surya segera mengeluarkan pelepasan HGU. Terlebih, lahan Duta Palma sudah melebihi batas kepemilikan HGU.

"Kejadiannya tidak begitu. Saya tidak pernah minta apapun. Kan waktu Pak Zulher yang bilang Duta Palma kurang ajar. Saya cuma diminta melihat peta. Tanahnya sudah 18 ribu hektar. Saya marah kok ada orang China di dalam," sergah Gulat di sidang yang sama.

Gulat terangkan, permintaan pelepasan HGU Duta Palma janggal lantaran dia tidak memerlukan sertifikat tanah buat mendapatkan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

"Dia bilang mau lepas HGU dan bikin sertifikat. Menurut saya aneh, sudah punya HGU kok dilepas dan bikin sertifikat. Saya cuma bilang, 'ini mau dijual ya? Kalau satu juta satu hektar sudah berapa ini?," imbuh pria yang disebut-sebut bendahara bayangan Gubernur Riau nonaktif, Annas Maamun itu. [rus]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya