Berita

Lola Amaria

Blitz

Lola Amaria, Kaget Sahabat Buatkan Acara Rekam Jejak

SABTU, 24 JANUARI 2015 | 07:24 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Rekam jejak Lola Amaria di dunia perfilman sangat panjang. Toh begitu ia tak menyangka ada sahabat yang membuatkan sebuah karya yang mendoku­mentasikan perjalanan kariernya sebagai sutradara. Apalagi, da­lam salah satu rangkaian ac­aranya dibuat sebuah diskusi mengenai perjalanan kreatif seorang Lola Amaria.

"Aku sih nggak nyangka ya. Sahabat aku mas Gunawan kan sempat main ke rumah dan bilang mau buat kayak gini. Ya aku sih senang saja, tapi karena memang kurang pro­mosi, jadi kurang begitu banyak yang hadir. Nantinya akan coba diulang lagi, dengan waktu yang lebih panjang, mungkin bisa melibatkan kampus-kampus," ujar Lola.

Dalam acara yang digelar selama tiga hari itu, juga diputar film-film Lola yang dibuat sejak 2006. Film-film tersebut antara lain, Betina, Minggu Pagi di Victoria Park, Sanubari Jakarta, Kisah 3 Titik, Negeri tanpa Telinga dan Inerie.


Lola pun menanggapi ringan mengenai acara yang memuat mengenai perjalanan kariernya. Dirinya menganggap belum men­jadi orang besar di dunia film.

"Aku padahal belum apa-apa. Aku belum banyak bikin film. Karena mas Gun teman saja aku mau. Tapi aku senang karena karya aku sudah diapresiasi," kata Lola.

Dengan acara ini, ia pun se­makin semangat untuk terus berkarya.

"Zaman sekarang memang bikin film sulit, ide yang ada dan orisinil memang sulit, padahal banyak banget ide original yang ada dan diambil dari novel-nov­el. Kalau aku, bikin film tetap mengambil ide dalam kehidupan sehari-hari," cetus Lola.

Diakuinya, film-film yang dibuatnya memang kurang mendapatkan banyak perha­tian. Maklum, cerita yang diangkat Lola dalam filmnya memang berbeda dengan film kebanyakan.

"Film itu kan investasi di masa depan. Beberapa film saya juga disimpan di beberapa library di Amerika Serikat dan Australia," ujarnya. ***

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya