Berita

irman dan lukas/net

Politik

DPD Dorong RUU Otsus Papua

KAMIS, 22 JANUARI 2015 | 08:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. DPD RI siap mendorong otonomi khusus Papua hingga garda depan, karena DPD telah memperjuangkan RUU Otsus sejak pemerintahan SBY.

Demikian disampaikan Ketua DPD RI Irman Gusman saat menerima kunjungan Gubernur Papua Lukas Enembe didampingi Ketua DPRD Papua Yunus Wonda serta Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib di ruang rapat kerja Ketua DPD RI, dalam konsultasi RUU Otonomi Khusus Papua, Jakarta (Rabu/19/1).

"Kita akan dorong RUU Otsus Papua menjadi prioritas dan bekerja secara bersama-sama dengan para senator dari Papua dan Papua Barat, karena tujuan DPD didirikan adalah membangun di daerah," tutur Irman didamping senator dari Papua Mesak Mirin, Pdt Carles Simare-mare dan Edison Lambe.


Irman melanjutkan, DPD akan berjuang dan akan melakukan affirmasi kebijakan dan menyelesaikan hambatan-hambatan yang ada  (debottleneck) dengan para senator Papua.

"Kita akan berjuang, DPD bukan membangun daerah tapi membangun di daerah" tandasnya.

Dalam rapat tersebut, Ketua Komite II DPD Parlindungan Purba juga memberikan dukungan dan akan mempersiapkan Tim Panitia Kerja (Panja) Otsus Papua demi percepatan RUU otonomi khusus dan juga pembangunan infrastruktur di Papua.

Banyak bandara di Indonesia yang memiliki potensial untuk tumbuh sebagai bandara internasional dengan menjadikan bandara sebagai kota penerbangan sekaligus pusat pertumbuhan bisnis.

"Beberapa bandara di Indonesia seperti Bandara Ngurah Rai, Kualanamu dan Soekarno Hatta adalah bandara yang  berada dalam kota besar Indonesia yang akan mengembangkan perluasan penerbangan," ujarnya.

"Kami akan siapkan tim Panitia kerja untuk RUU otonomi khusus dan juga pembangunan infrastruktur," jelas Parlindungan Purba.

Sebelumnya, Gubernur Papua mengeluhkan bahwa banyak sumber daya alam di Papua yag diangkut tidak melalui smelter untuk pengolahan sehingga tidak pernah ada industri yang berkembang di Papua dan uang yang beredar hanya di Surabaya dan Sulawesi. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya