ilustrasi/net
ilustrasi/net
"Kami sudah dapat laporan dari 200 tenaga honorer mereka diiming-imingi bisa masuk menjadi PNS di Kabupaten Pati asalkan mau menyetor uang Rp 80 juta sampai Rp 130 juta kepada oknum tertentu, dan tidak ada kwitansinya," kata Kepala Ombudsman RI Jateng Ahmad Zaid kepada wartawan (Selasa, 20/1).
Dugaan pungli itu, kata Zaid, dana yang terkumpul mencapai Rp 70 miliar yang dikumpulkan dari ribuan tenaga honorer yang berhasil diloloskan menjadi PNS. "Uang tersebut diterima oknum tertentu di Kabupaten Pati," kata dia.
Populer
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50
Senin, 29 Juni 2026 | 15:05
UPDATE
Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08
Senin, 06 Juli 2026 | 23:58
Senin, 06 Juli 2026 | 23:36
Senin, 06 Juli 2026 | 23:30
Senin, 06 Juli 2026 | 23:07
Senin, 06 Juli 2026 | 22:56
Senin, 06 Juli 2026 | 22:45
Senin, 06 Juli 2026 | 22:39
Senin, 06 Juli 2026 | 22:21
Senin, 06 Juli 2026 | 22:20