Berita

ilustrasi/net

Pertahanan

Dharma Pertiwi Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan Keluarga TNI

SELASA, 20 JANUARI 2015 | 04:30 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Tekad Dharma Pertiwi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan keluarga TNI, merupakan bagian dari pembangunan sosial, yang memberi perhatian pada peningkatan  kualitas sumber daya manusia di lingkungan TNI, dalam memperbaiki atau menyempurnakan kondisi-kondisi sosialnya.

Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko selaku Pembina Utama Dharma Pertiwi pada acara Musyawarah Nasional (Munas) ke XII Dharma Pertiwi tahun 2015 di Balai Sudirman Jakarta, Senin (19/1).
 
Terkait hal tersebut, Panglima TNI menaruh apresiasi atas penyelenggaraan musyawarah, yang mengusung tema "Dharma Pertiwi bertekad menyukseskan program Indonesia pintar melalui peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan keluarga TNI".
 

 
Menurut Jenderal Moeldoko, tema tersebut memiliki relevansi  dengan Renstra Pembangunan Kesejahteraan Prajurit 2015-2019, yang meliputi empat substansi pokok bagi perbaikan kondisi sosial prajurit, yaitu Pemenuhan Kebutuhan Perumahan, Penghasilan, Pendidikan dan Kesehatan.
 
Panglima TNI berharap Munas ke-XII Dharma Pertiwi, dapat dijadikan wahana penguatan hubungan interpersonal sumber daya Dharma Pertiwi, guna merumuskan program dan kegiatan yang implementatif, dalam rangka  membantu perbaikan kehidupan sosial Prajurit TNI, PNS TNI dan/atau masyarakat sekitar, setidaknya dapat membantu meringankan beban sosial yang ditanggungnya,  sehingga keberadaan Dharma Pertiwi benar-benar dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar.
 
Sementara itu, Ibu Koes Moledoko selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi menyampaikan bahwa Munas ke-XII merupakan forum tertinggi dalam organisasi yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali.

Forum ini merupakan sarana untuk saling mengisi, menyampaikan visi misi dan persepsi untuk memacu timbulnya pemikiran-pemikiran baru yang lebih inovatif demi kemajuan kinerja organisasi Dharma Pertiwi pada masa yang akan datang,” ujarnya.
 
Sedangkan  tujuannya adalah untuk menyempurnakan, mengubah, menetapkan dan mengesahkan AD/ART tahun 2015 sampai dengan tahun 2019, membuat dan mengesahkan rencana kerja, mengubah, menetapkan dan mengesahkan atribut serta menetapkan dan mengesahkan pengurus baru Dharma Pertiwi Pengurus Pusat.
 
Munas ke-XII Dharma Pertiwi dihadiri oleh 249 peserta, terdiri dari para Ketua Daerah beserta para Ketua Koorcab Dharma Pertiwi. Disamping itu hadir pula para Ketua Tingkat Kepengurusan Non Wilayah. Seluruh peserta yang hadir, mewakili seluruh anggota Dharma Pertiwi di seluruh tanah air yang berjumlah 353.370 orang.  [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya