Berita

transjakarta mogok/net

Transjakarta Yang Sering Mogok Akan Dikenakan Denda

KAMIS, 15 JANUARI 2015 | 19:14 WIB | LAPORAN:

. Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Sri Kuncoro mengatakan pihaknya akan memberi sanksi tegas bagi operator bus Transjakarta yang membiarkan armadanya yang rusak tetap beroperasi.

Pasalnya, armada milik operator kerap mogok saat tengah beroperasi. Akibatnya, jam tunggu penumpang menjadi lebih panjang. Bahkan, tak jarang jalur Transjakarta tidak bisa digunakan karena bus mogok di tengah jalur.

"Yang mogok harus dikenakan sanksi mutlak. Selama ini tidak seperti itu kan. Mogok dibiarkan begitu saja. Artinya orang-orang saya ini nggak benar. Lha bus yang mogok itu harus dikenakan denda dong," ujarnya usai acara 'Refleksi 11 Tahun Pelayanan Transjakarta' di Jakarta, Kamis (15/1).


Sri Kuncoro mengingatkan bahwa dalam kerja sama antara pihak operator dengan dengan PT Transjakarta dituliskan bahwa Pemprov DKI menjamin dalam jangka waktu 10 tahun pihak operator akan mendapatkan keuntungan bila bergabung dengan PT Transjakarta. Namun dengan satu syarat, yakni semua bus yang beroprasi tidak boleh mogok.

"Kami jamin operator dalam waktu 10 tahun, pihak operator sudah mendapatkan untung. Itu harus dijamin oleh kita. Tapi syaratnya, semua bus yang masuk, haram hukumnya ada yang mogok," ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta pihak operator mematuhi aturan yang tertuang dalam perjanjian kerja sama itu.

Seperti diketahui, dari 823 unit bus Transjakarta yang beroperasi di Ibukota, hanya 418 bus yang dimiliki Pemprov DKI, dan 405 dimiliki operator bus. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya