Berita

Nikita Mirzani

Blitz

Nikita Mirzani, Masuk Penjara Lagi

KAMIS, 15 JANUARI 2015 | 10:25 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Nikita datang sendiri ke Kejari Jaksel dengan mobil mewah. Pihak Kejari membantah memberi perlakuan khusus.

Dunia entertainment Indonesia nonstop dipenuhi berita kontro­versial Nikita Mirzani. Belum usai cerita proses perceraian dengan Sajad Ukra, Nikita malah masuk penjara lagi, menjalani sisa hukuman atas kasus penganiayaan yang dilakukan pada 2012. Alhasil selama tiga bulan atau 93 hari, Nikita akan reuni lagi dengan teman-temannya di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Nggak sampai tiga bulan. Belum tahu berapa lamanya, tergantung putusan rutannya kan. Ini jalankan sisa hukuman saja,” kata pengacara Nikita, Neshawati Arsyad.


Kemarin pagi, Nikita me­nyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Sebelum­nya, bintang Nenek Gayung dan Comic 8 ini sempat mengundang infotainment ke rumahnya untuk melihat persiapan kembali dibui.

Ini ada peralatan aku body lotion, ada bra, ada underwear , ada pakaian tidur. Males bongkar-bongkar lagi, udah dimasukin ada celana buat bobo dan mukena pasti,” tutur Nikita di rumahnya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Nikita tampak santai. Dengan mengenakan tank top dan celana pendek, ia mengaku tak akan lari dari eksekusi petugas.

Saya memenuhi undangan untuk hadir ke Kejaksaan, guna menjalankan sisa dari masa hu­kuman berdasarkan perhitungan kejaksaan,” terangnya. Nikita juga sempat berseloroh tak bisa tidur. Ia juga becanda soal ayam yang tidak berkokok meski ia telah begadang.

Selanjutnya, menggunakan mobil mewah Nissan X-Trail, Nikita sampai di Kejari Jaksel sekitar pukul 10.00 WIB. Mo­bilnya sempat berputar mengitari gedung dan berhenti di belakang Kejari.

Terlihat dari kejauhan, perem­puan berusia 28 tahun itu sedang mengganti popok anak keduanya, Azka Aqilla Ukra. Hanya memer­lukan waktu 10 menit, setelah itu Nikita yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna merah, ditemani oleh keluarga dan pengacaranya masuk ke gedung Kejari.

Sebelumnya dia sempat sedih karena harus terpisah dengan anaknya yang masih bayi.

Ninggalin baby pasti sedih. Apalagi ini lagi lucu-lucunya. Baby ada tante Alhamdulillah jagain. Nanti adalah keluarga gan­ti-gantian jagain,” ucap Nikita.

Ia bersyukur untuk ASI anaknya tidak masalah karena ia bisa memompa. Namun, bila tidak sempat, dengan berat hati Nikita harus rela anaknya meng­konsumsi susu formula.

Lumayan banyak. ASI-nya kan subur. Bakal tetap menyusui. Ibu yang baik. Karena masuk (penjara) lagi jadi dipompa dan ganti formula,” jelas Nikita berkaca-kaca.

Pihak Kejari Jaksel tidak mempermasalahkan Nikita yang datang dengan mobil mewah.

Itu masalah teknis aja. Keb­etulan kendaraan tahanan di kita untuk tahanan persidangan. Itu nggak masalah, yang penting yang bersangkutan kooperatif,” ungkap Kasi Pidum Kejari Jak­sel, Candra Saptaji.

Mereka membantah memper­lakukan Nikita secara khusus. Bukan perlakuan khusus. Mobil yang ada cuma itu. Mobil tahanan kita habis semua. Niki sendiri pak­ai mobil apa saja mau,” ucapnya.

Putusan Kasasi Mahkamah Agung menyatakan bahwa Nikita bersalah atas kasus pemukulan terhadap kakak beradik Olivia dan Beverly Maesandy yang ter­jadi pada 2012. ***

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya