Berita

marzuki alie

Marzuki Alie: Tolak Komjen Budi Gunawan, Demokrat Konsisten

KAMIS, 15 JANUARI 2015 | 07:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Ketua DPR Marzuki Alie sepakat dengan sikap partainya di DPR yang menolak proses fit and proper test terhadap Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. Karena Lemdikpol tersebut sudah dinyatakan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Kita ini kan kader. Apa yang diputuskan partai kita harus taat, sepanjang itu secara etika dan logika politik memenuhi hati nurani kita," jelas Marzuki saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL pagi ini (Kamis, 15/1).

Dia menjelaskan, Partai Demokrat konsisten menerapkan etika dan fatsoen politik. Yaitu, pejabat yang sudah dinyatakan tersangka harus mundur. Karena itu, Demokrat berbeda sikap dengan 9 fraksi yang di Parlemen terkait calon Kapolri tersebut.


"Karena bagi Demokrat siapapun yang dinyatakan tersangka harus mundur dari jabatan publik. Contohnya, ya beberapa kader Demokrat, walaupun belum diproses di pengadilan, mundur. Itu fatsoen dan etika politik. Tidak ada pertimbangan politik lainnya," tegasnya.

"Jadi, ada etika yang dibangun sejak dulu, bukan hanya pemilihan Kapolri saja," sambungnya.

Soal mayoritas DPR yang meneruskan proses pencalonan Komjen Budi Gunawan tersebut, menurutnya itu sikap masing-masing fraksi yang tak bisa diintervensi.

"Itu keputusan politik. Jadi bukan keputusan yang terkait dengan adanya persoalan di balik itu. Kalau keputusan politik, kita tidak tahu apa pertimbangannya. Memang kita bisa baca dari berbagai komentari anggota dewan di Twitter misalnya. Tapi kita nggak bisa mengintervensi keputusan politik itu," sambungnya.

Meski begitu, dia berharap DPR meski lembaga politik harus membangun dan menjunjung tinggi etika dan fatsoen politik. "Jangan sampai melukai hati rakyat," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya