Berita

Rakyat Jangan Lagi Terlalu Berharap ke Jokowi

RABU, 14 JANUARI 2015 | 21:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Joko Widodo seharusnya langsung bersikap dengan menarik surat pengajuan Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri tanpa harus menunggu Sidang Paripurna DPR.

Kalau DPR sudah mengesahkan Budi Gunawan sebagai Kapolri, akan sulit bagi Jokowi membatalkan pelantikannya. (Baca: Soal Komjen BG, Presiden Jokowi Tunggu Hasil Akhir Parlemen)

"Pressure akan lebih besar. Dia akan dituduh melawan keputusan DPR. DPR akan bilang, nama dari Anda, dan minta diproses, sudah diproses kok ditolak," ujar Direktur Eksekutif The Indonesian Institute, Raja Juli Antoni, saat dihubungi (Rabu, 14/1).


"Melihat peta politik, DPR akan setuju. Kalau Rapat Paripurna (besok) merefleksikan hasil keputusan Komisi III DPR hari ini. Artinya, kalau sudah ketuk palu setuju Budi Gunawan, saya kira secara politik akan sangat sulit membatalkan itu. Meskipn JK sudah bilang, keputusan atau SK tetap ada di Jokowi," sambungnya.

Karena itu, Raja Juli masih berharap Jokowi menarik surat pencalonan Komjen Budi Gunawan sebelum Rapat Paripurna DPR digelar. "(Jokowi) masih punya kesempatan kalau (dia) berpikiran rasional dan (merasa) dilahirkan rakyat," tegasnya. (Baca: Tinggalkan Megawati, Jokowi harus Tarik Surat Pencalonan Komjen BG)

Dia menambahkan, rakyat jangan lagi berharap banyak ke Jokowi dalam pemberantasan korupsi dan penegakan hukum kalau pada akhirnya Komjen Budi Gunawan tetap akan dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Sutarman.

Ekspektasi rakyat yang demikian tinggi terhadap Jokowi sebelumnya juga harus diturunkan. "Karena Jokowi (ternyata) boneka beneran," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya