Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi Harus Tegas soal Posisi Ditjen Pemberdayaan Masyarakat Desa

SENIN, 12 JANUARI 2015 | 03:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Belakangan ini masyarakat dibingungkan terkait berita perebutan wewenang Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) antara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT).

Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Zainal Muid mengatakan hal ini tentu saja sangat berdampak negatif dan menghambat pembangunan desa yang menjadi ujung tombak pembangunan Indonesia.

"Padahal sudah sangat jelas, di dalam Peraturan Presiden Nomor 165/2014 disebutkan, bahwa  urusan desa diurus oleh Kementerian Desa. Dalam Pasal 18 disebutkan bahwa pembangunan pedesaan, pemberdayaan masyarakat desa adalah wewenang Kementerian Desa. Jadi segala pelaksanaan urusan yang terkait pembangunan desa itu adalah wewenang Kementerian Desa bukan Kementerian Dalam Negeri," sebut dia dalam keterangannya, Senin (12/1).


Selain itu, lanjut Zainal, di dalam UU No 6/2014 tentang Desa juga sudah jelas menetapkan bahwa yang berhak mengatur dan juga mengimplementasikan UU tersebut adalah Kementerian Desa bukan Kemendagri.

"Mendagri seharusnya Legowo menyerahkan semua urusan terkait desa kepada Menteri Desa, karena itu sudah sesuai dengan tugas dibentuknya Menteri Desa," ujarnya.

Jelas Zainal, pelaksanaan pembangunan desa tidak boleh dilakukan oleh dua kementerian, karena apabila kedua kementerian tersebut tetap sama-sama diberi wewenang, sudah pasti akan saling tumpang tindih dalam memberi kebijakan sehingga pelaksanaan UU Desa akan tersendat.

Ia menembahkan, Presiden Joko Widodo harus cepat mengambil sikap yang tegas dan jelas, karena jika dibiarkan, persoalan ini tidak akan selesai dan dikhawatirkan pelaksanaan UU Desa akan terbengkalai dan ujung-ujungnya masyarakat yang akan menanggung dampak negatifnya. "Oleh karena itu Pak Jokowi harus segera memberi pernyataan bahwa segala urusan desa adalah wewenang Kementerian Desa agar semua program pembangunan desa bisa segera terealisai dengan baik," terang pemerhati sosial ini.

"Saya berharap masalah ini segera terselesaikan dengan baik tanpa ada yang merasa tersakiti antara kementerian satu dengan kementerian yang lainnya. Singkirkan ego sektoral. Mari kita bersama sama membangun Indonesia lebih baik lagi, karena kita adalah satu 'Satu Bangsa Indonesia'," sambung Zainal. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya