Berita

soelistyo:net

Kepala Basarnas: Maaf, Kami Belum Bisa Temukan Korban

MINGGU, 11 JANUARI 2015 | 03:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tim penyelam TNI AL memang berhasil menemukan dan mengangkat ekor AirAsia QZ8501, Sabtu (10/1). Namun sayang, black box tidak ikut ditemukan alias sudah terlepas dari ekor pesawat. Selain itu, operasi sepanjang hari Sabtu juga tidak mendapatkan temuan korban baru.

Padahal, beberapa temuan yang diduga badan pesawat sudah berhasil terdeteksi oleh sejumlah kapal. Lagi-lagi faktor cuaca masih memegang kendali. Buruknya cuaca serta tingginya gelombang dan arus bawah air membuat para penyelam kesulitan untuk memastikan apakah temuan itu merupakan bagian dari pesawat atau bukan.

Kepala Basarnas FHB Soelistyo bersikeras untuk tetap dapat menemukan bagian inti dari badan pesawat. Karena, ia yakin banyak korban yang masih berada di dalam badan AirAsia.


"Kita sudah terjunkan penyelam-penyelam hebat. Tapi saya mohon maaf, karena hari ini tidak menghasilkan (menemukan korban)," tuturnya.
      
Pria kelahiran Yogyakarta itu masih akan tetap memfokuskan pencarian di sektor prioritas kedua. Ia yakin, bagian utama badan pesawat berada di sana.

Soelistyo pun telah memerintahkan kapal-kapal yang memiliki kemampuan mencari dan mendeteksi bagian-bagian pesawat untuk fokus dititik tersebut. Seperti KN Barunajaya, Hasanuddin, Usman Harun, Cress onix, dan Geo survey. Kapal-kapal tersebut juga akan didukung oleh kapal-kapal yang membawa penyelam. Sebanyak 92 penyelam telah disiapkan.

Jumlah tersebut kemungkinan pula akan bertambah dengan adanya tawaran bantuan dari Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI). Mereka akan ditugaskan untuk mengkonfirmasi setiap temuaan yang diduga bagian dari pesawat.

"Saya akan perhitungkan kalau mereka ingin kontribusi why not, saya akan atur nanti," tandasnya seperti dikutip JPNN. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya