Berita

ono surono:net

Politik

Ono Surono Minta Kader Muda Bisa Jadikan PDIP Partai Modern

MINGGU, 11 JANUARI 2015 | 02:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kader-kader muda PDI Perjuangan yang sudah banyak menduduki jabatan di pemerintahan diharapkan bisa membawa partai banteng moncong putih menjadi partai modern sehingga bisa menikmati dan mengisi kemenangan.

Begitu kata politisi PDI Perjuangan Ono Surono kepada wartawan usai mengikuti acara perayaan hari ulang tahun (HUT) PDIP di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (10/1).

Ada beberapa kriteria untuk menjadi partai modern tersebut. Diantaranya adanya tahapan regenerasi, yaitu merekrut orang untuk bergabung dengan wadah partai, lantas membina kader menjadi loyalis serta mendistribusikan kader ke dalam posisi-posisi tertentu. Hal ini telah dilakukan PDIP dengan berhasil menempatkan kader-kader muda menduduki jabatan pemerintahan.


Selanjutnya yang tak kalah penting, partai modern harus dibangun melalui kemampuan anggota melakukan proses refleksivitas (reflexivity). Dalam hal ini, partai memfasilitasi anggota-anggota organisasinya untuk mampu melihat ke masa depan dan membuat perubahan-perubahan di dalam struktur atau sistem jika diprediksi hal-hal tertentu tidak akan berjalan. Hal tersebut, lanjut Ono, yang akan dilakukan PDIP dalam memback up kader-kader muda yang duduk di eksekutif.

"Ada refleksi dari kemenangan PDIP tahun 1999. Karena pada saat itu ada keterbatasan, maka partai akhirnya tidak mampu menikmati kemenangan," ujarnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi IV DPR RI ini berharap agar ulang tahun ke-42 PDIP bisa dijadikan momentum bagi semua kader muda untuk bekerja dan mengisi kemenangan sebagai jalan memperjuangkan kesejahteraan rakyat. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya