Berita

taksi:net

Humor Politik

Ada Taxi Berjalan Sendiri di Malam Hari Tanpa Sopir

MINGGU, 11 JANUARI 2015 | 01:25 WIB

KEJADIAN mengerikan yang terjadi di sebuah kawasan industri ini membuat kita harus berhati-hati bila bekerja di kawasan yang cukup sepi di malam hari. Cerita ini dapat menjadi pelajaran yang berharga sehingga tidak menimpa pada diri kita.

Malam itu seorang karyawati sebuah pabrik perakitan mobil bekerja hingga larut malam. Karena angkutan umum sudah tidak ada, maka dia memberanikan diri menyetop satu-satunya taksi yang melintas di depan pabrik.

Waktu menunjuk pukul 23.00, tanpa menaruh curiga karyawati tersebut membuka pintu belakang taksi dan langsung duduk sambil menyebutkan daerah Pasar Tambun sebagai tujuannya kepada sopir taksi.


Karena sudah kecapaian si karyawati tersebut langsung tertidur sesaat setelah taksi berjalan. Namun tidak berapa lama kemudian si karyawati merasakan taksi tersebut berjalan makin lama semakin lambat.

Karena dia merasa ada yang tidak beres, si karyawati terbangun. Dan apa yang terjadi? Sungguh mengerikan....!!!

Saat itu si karyawati melihat ke depan, dan sopir taksi ternyata sudah tidak ada! Yang ada hanya bangku kosong dan suasana yang sepi dan gelap gulita. Anehnya, taksi tetap dapat berjalan dengan kecepatan amat lambat meskipun tanpa pengemudi.

Menyadari ada yang tidak beres, secara reflek si karyawati itu menjerit dengan sekuat tenaga berharap ada orang yang menolongnya. Bahkan, teriakan yang dikeluarkannya secara terus menerus hampir membuatnya jatuh pingsan. Sayang, tidak ada satupun orang yang datang menolong.

Sampai tiba-tiba dari balik kaca jendela taksi muncul kepala si sopir taksi sambil berkata, "Mbak, tolong jangan jerit-jerit, nanti dikira ada pemerkosaan, ini mobilnya lagi mogok, bantuin dorong donk!" [***]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya