Berita

Politik

Menkeu: Belanja Infrastruktur Meningkat Tajam dalam RAPBN-P 2015

JUMAT, 09 JANUARI 2015 | 17:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Bambang Brodjonegoro, menyambangi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (9/1). Tujuannya, untuk menyerahkan dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015.

Disampaikan Menkeu Bambang Brodjonegoro bahwa pemerintah menurunkan defisit anggaran dari 2,2 persen menjadi 1,9 persen di dalam RAPBN-P 2015.

"Kami juga memberikan tambahan modal kepada BUMN-BUMN kita agar bisa mengerjakan proyek infrastruktur agar lebih besar," kata Bambang.


Dalam RAPBN-P 2015, lanjut Bambang, belanja infrastruktur meningkat tajam dari Rp 190 triliun menjadi Rp 290 triliun.

Menurut dia, akan ada tiga kementerian yang diberi tambahan belanja terbesar terkait infrastruktur.

"Di situ ada tiga kementerian yang akan mendapat tambahan belanja terbesar terkait infrastruktur, yaitu kementerian pekerjaan umum, perhubungan, dan pertanian," paparnya.

Target penerimaan pajak di RAPBN-P 2015 itu juga meningkat, yang semula Rp 1.200 triliun menjadi Rp 1.300 triliun. Karena itu, menurutnya, pemerintah membutuhkan dukungan dan arahan dari DPR untuk bisa menyelesaikan APBNP 2015 tepat pada waktunya.

"Di mana kita tahu ada masa sidang yang berakhir sekitar 18 Februari, dan APBNP ini sendiri menurut ketentuan perundangan harus diselesaikan dalam waktu satu bulan. Kami yakin dengan kerjasama yang baik antara DPR dengan pemerintah, RAPBNP 2015 bisa diselesaikan dan dibahas dengan hasil yang baik bagi kita semua," tandasnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya