Berita

ilustrasi/net

Politik

"Libur Panjang" Berakhir, Ini Setumpuk Pekerjaan yang Menanti DPR

JUMAT, 09 JANUARI 2015 | 11:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Masa reses pertama anggota DPR RI periode 2014-2019 telah usai hari ini. Senin mendatang (12/1), parlemen akan memasuki masa sidang kedua. Pembukaan masa sidang akan didahului pidato Ketua DPR RI, Setya Novanto.

"Yang jelas, Senin itu pembukaan masa sidang kedua, didahului pidato dari ketua DPR yang menyatakan pembukaan masa sidang kedua," ujar Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto, saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 9/1).

Di masa sidang pertama, praktis hampir tak ada pekerjaan parlemen yang dikerjakan DPR karena perpecahan internal. Selanjutnya di masa sidang kedua, anggota Dewan akan menetapkan susunan alat kelengkapan dewan (AKD) dan komisi yang sudah disepakati pada akhir masa sidang pertama. Masing-masing AKD dan Komisi akan ditambah satu orang wakil ketua.


"Sudah bisa langsung bekerja, setelah itu banyak agenda di setiap komisi dan AKD dan lain lain sehingga bisa melaksanakan kegiatannya," sambung Wakil Ketua Umum DPP Demokrat itu.

Agenda-agenda itu antara lain pengesahan Perppu nomor 1 tahun 2014 atau biasa disebut Perppu Pilkada. Perppu keluaran Presiden SBY ini akan dibahas dalam rentang waktu satu hingga dua bulan. Setelah itu, lanjut Agus, pemerintah memasukkan APBN Perubahan.

"Tanpa pembahasan APBN-P ini pemerintah belum bisa bekerja. Kita ketahui bahwa struktur nomenklatur kabinet Jokowi berubah, sementara APBN masih tergolong struktur pemerintahan sebelumnya," sambungnya.

"Di komisi III harus juga ditetapkan fit and proper test pimpinan KPK, karena dalam UU KPK disebutkan pimpinan KPK harus lengkap," tandas ipar Ani Yudhoyono itu. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya