Berita

ilustrasi

Sekjen Prodem: Ini Soal Pelecehan Terhadap Nabi Muhammad

JUMAT, 09 JANUARI 2015 | 09:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebanyak 10 jurnalis Charlie Hebdo di Perancis tewas, termasuk editor dan karikaturis utamanya, Stephane Charbonnier setelah diserang tiga orang bersenjata. Dua polisi juga tewas dalam insiden yang sama.

Aktivis Pro Demokrasi Firman Tendry turut berduka atas tragedi tersebut. Namun dia juga marah atas sikap redaksi majalah satiris tersebut karena kerap menerbitkan kartun-kartun yang menghina Nabi Muhammad.

"Saya bersedih juga berduka atas meninggalnya 10 jurnalis Perancis dalam tragedi Charlie Hebdo. Tapi juga marah dengan penghinaan itu," jelas Tendry seperti dikutip dari akun Facebook-nya pagi ini, (Jumat, 9/1).


Tendry menegaskan, tidak ada kebebasan atau demokrasi jika itu untuk melukai hati, pikiran dan keyakinan. Karena, demokrasi juga harus bisa menghargai dan memelihara kemanusiaan.

"Ini bukan soal kartun dan satir. Bukan kartun dibalas kartun. Ini soal pelecehan terhadap Nabi yang diyakini umat Islam. Dan jika Nabinya dihina dan dilecehkan dipastikan umat Islam sedunia marah," tegas Tendry yang juga Sekjen Prodem ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya