Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi Seolah Membenturkan Pendukungnya dengan Media Massa

KAMIS, 08 JANUARI 2015 | 16:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo (Jokowi) seolah "mengadu domba" rakyat dengan media massa dengan pernyataannya yang menyebut mesin intelijen pemerintah terus menganalisa pemberitaan media massa, baik yang pro maupun kontra terhadap kebijakannya.

Begitu dikatakan Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 8/1).

Pernyataan Jokowi dilontarkan saat ia membuka rapat kabinet di Kantor Presiden, kemarin. Saat itu, Jokowi mengatakan kepada para menterinya bahwa pemberitaan media massa belum tentu mewakili kinerja sebenarnya dari pemerintah. Baca juga: Jokowi: Mesin Intelijen Pemerintah Menganalisa Pemberitaan Media


Kata "kontra" yang disebut Jokowi, lanjutnya, akan membentuk persepsi tidak baik bagi media. Padahal, pemberitaan media pasti berpedoman pada prinsip keberimbangan.
 
"Jokowi membentuk persepsi publik, terutama pada simpatisannya, bahwa media yang memberi kritik itu adalah kontra terhadap pemerintah. Ini tidak baik," sambungnya.

Uchok mengingatkan Jokowi akan istilah "kacang jangan lupa kulit". Artinya, jangan melupakan jasa media yang secara langsung maupun tidak langsung telah membawanya hingga merebut kursi presiden.

"Ini semacam kacang lupa kulit, dia lupa siapa yang membesarkannya dengan memata matai media," tuntasnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya