Berita

Hukum

SIDANG HAMBALANG

Terdakwa Hambalang Punya "Orang Titipan" di KPK?

RABU, 07 JANUARI 2015 | 14:38 WIB | LAPORAN:

Mantan Staf Pemasaran Divisi Konstruksi I Adhi Karya, Teguh Suhanta, bersaksi dalam sidang terdakwa perkara Hambalang, Machfud Suroso, yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (7/1).

Kesaksian Teguh menyeret "orang dalam" Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Teguh, dirinya pernah mendengar Machfud, yang juga Direktur PT. Dutasari Citra Laras, mengaku-aku punya "pegangan" di lembaga anti korupsi itu.

Awalnya Teguh tak mengaku saat ditanya Jaksa Abdul Basyir terkait pernyataan Machfud.


"Apakah saksi pernah mendengar terdakwa mengatakan, 'Tenang nanti Hambalang kita yang dapat?" tanya Jaksa Abdul.

"Enggak pernah," timpal Teguh.

Namun, setelah Jaksa Abdul membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Teguh mengakuinya.

"Ini di BAP saudara saksi pada nomor 19, saya bacakan. 'Machfud pernah menyampaikan juga kalau jangan takut sama KPK. Hambalang kita dapat. Tenang saja, kita punya wong jero KPK," terang Jaksa Abdul.

"Perkataan itu ada di ruangan Pak Arief (mantan Manajer Pemasaran Divisi Konstruksi I PT Adhi Karya, Muhammad Arief Taufiqurrahman). Pak Arief tahulah beliau bilang seperti itu," ungkap Teguh akhirnya mengaku.

Teguh jelaskan bahwa Machfud mengatakan hal itu saat proses lelang proyek Hambalang masih berlangsung. Soal lain, Teguh juga mengaku pernah diberikan uang Rp 25 juta dari Machfud. Uang itu kini sudah di tangan KPK.

"Menurut saya karena Pak Machfud Suroso dan Pak Bagus (staf business development PT Adhi Karya, Ida Bagus Wirahadi) dekat dan memonitor perkembangan lelang. Saya terlibat di lelang. Dia (Machfud) tanya sampai mana lelangnya," sambung Teguh. [ald]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya