Berita

Marciano Norman/net

Pertahanan

BIN Pastikan Surabaya Aman

RABU, 07 JANUARI 2015 | 12:37 WIB | LAPORAN:

. Kepada Bandan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman memastikan kondisi di Surabaya Jawa Timur aman. Karena itu, warga tidak perlu khawatir atas adanya peringatan perjalanan atau travel warning yang dikeluarkan Amerika dan Australia bagi warga negaranya yang ada di Surabaya.

"Dari pengamatan kita, situasi di Surabaya sangat terkendali. Kapolda, aparat teritorial, mereka telah melakukan langkah pengamanan responsip dan proporsional," ucap Marciano di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (7/1).

Selama ini BIN terus melakukan langkah pencegahan. Secuil apapun informasi mengenai terorisme selalu didalami.


Nah, untuk saat ini tidak ada indikasi kuat adanya ancaman terorisme di Surabaya. Karena itu, Marciano akan meyakinkan pihak Australia dan Amerika bahwa Indonesia aman.

"Caranya mengatasi itu, ya kita yakinkan situasi terkendali dan pada ahirnya mereka (Amerika dan Australia) akan menarik itu (travel warning) sendiri," imbuhnya.

Marciano mengaku, ancaman terorisme memang selalu mengintai. Untuk mencegah itu, peran masyarakat sangat diharapkan. Apabila melihat gejala terorisme, masyarakat harus segera menginformasikan ke aparat.

"Peran masyarakat sangat diharapkan. Melihat keganjilan itu segera diinfokan supaya diambil langkah yang tepat, sehingga tidak membuat yang tidak perlu takut," tandasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya