Berita

gedung kpk/net

Hukum

Istri Muda Ketua DPRD Bangkalan Diperiksa KPK

RABU, 07 JANUARI 2015 | 12:01 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Siti Masnuri terkait kasus dugaan suap jual beli gas di Gresik dan Gili Timur, Bangkalan, Jawa Timur.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan yang bersangkutan dipanggil untuk melengkapi berkas salah seorang tersangka, yakni Direktur PT. Media Karya Sentosa (MKS), Antonio Bambang Djatmiko.

"Dia (Siti Masnuri) dipanggil dalam kapasitas saksi untuk tersangka ABD (Antonio Bambang Djatmiko)," kata Priharsa saat dikonfirmasi, Rabu (7/1).


Informasi yang diterima redaksi, Siti Masnuri merupakan istri muda dari Ketua DPRD Bangkalan, Fuad Amin Imron. Di kasus ini Fuad juga menyandang status tersangka.

Adapun Siti saat ini sudah berada di dalam ruang pemeriksaan penyidik KPK. Sebelum masuk tadi, dia sama sekali tak berkomentar terkait pemeriksaannya kali ini.

Siti yang mengenakan jilbab dan baju panjang warna coklat itu terlihat banyak menunduk menghindari sorot kamera wartawan. Di lobi dia berusaha menghindari sorot kamera awak media.

Selain Siti, KPK juga memanggil pihak swasta bernama Zainal Abidin Zen dan Ketua DPRD Bangkalan, Fuad Amin Imron sebagai saksi untuk Antonio Bambang Djatmiko. KPK juga memanggil saksi lainnya untuk melengkapi berkas tersangka Fuad Amin Imron. Mereka adalah Taufiq Hidayat, Muhammad Yusuf dan Abdul Hakim.

Dalam kasus ini, selain Antonio Bambang Djatmiko, Fuad Amin Imron, KPK juga sudah menetapkan tersangka kepada Abdul Rauf. Antonio merupakan Direktur PT. Media Karya Sentosa. Adapun Rauf, ajudan dari Fuad Amin Imron.

Dalam penangkapan terkait dugaan suap, KPK menyita uang Rp 700 juta. Uang itu disita dari Rauf yang diduga berasal dari Direktur PT. Media Karya Sentosa Antonio Bambang Djatmiko. Sementara DRM atau Darmono, merupakan perantara dari pihak Antonio Bambang Djatmiko selaku pihak pemberi.

Namun KPK menduga uang suap Rp 700 juta itu bukan untuk pertama kali. Pasalnya, KPK menyita uang mencapai Rp 4 miliar dari rumah Fuad Amin Imron di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. [rus]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya