Berita

Aboe Bakar Al-Habsy/net

Politik

HAKIM MK TERPILIH

PKS: Sah-sah Saja Presiden Angkat Palguna, Namun..

RABU, 07 JANUARI 2015 | 09:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi akhirnya memilih I Dewa Gede Palguna, sebaga hakim Mahkamah Konsitusi (MK) pengganti Hamdan Zoelva. Palguna adalah dosen Fakultas Hukum Universitas Udaya Bali, yang pernah menjadi kader PDI Perjuangan. Ia juga pernah menjadi hakim MK periode 2003-2008 bersama Jimly Asshiddiqie.

Lalu apa komentar politisi Senayan soal penunjukan ini. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS Aboe Bakar Al-Habsy mengaku tak mempersoalkan latar belakang Palguna dari PDIP, meski Jokowi adalah kader dari partai tersebut.

Menurutnya, ini bukan pertama kali orang partai jadi hakim MK, sebelumnya juga ada beberapa hakim MK yang pernah bersinggungan dengan partai politik. Misalkan, Patrialis Akbar yang pernah aktif di PAN, ketua MK sekarang Hamdan Zoelva yang dulu juga aktif di PBB, dan mantan Ketua MK Mahfud MD yang juga pernah aktif di PKB.


"Oleh karena itu, sebenarnya sah-sah saja presiden mengangkat I Dewa Gede Palguna yang tak lain adalah politisi PDI-P," ujar Aboe saat dihubungi redaksi, Rabu (7/1).

Namun yang jadi persoalan, lanjut dia adalah, di saat kampanye dulu, Jokowi menjanjikan pemerintahan koalisi tanpa syarat. Masyarakat diyakinkan jika dirinya memimpin tak akan ada bagi-bagi kursi. (Baca: Dua Hakim Konstitusi Dilantik Hari Ini).

"Namun dengan pengangkatan I Dewa Gede Palguna ini mengakibatkan publik akhirnya menilai posisi hakim MK tersebut sebagai bagian dari transaksi politik itu. Apalagi sebelumnya jelas terlihat pembagian posisi untuk Jaksa Agung, para menteri serta jabatan strategis lainnya," ujarnya.

"Saya rasa biarlah publik yang menilai atas pengangkatan tersebut, hal ini tentunya akan menjadi bagian penilaian kepercayaan publik terhadap lembaga MK," tambah Aboe. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya