Berita

foto:net

Perombakan Birokrasi di Lingkungan Pemprov DKI Harus Dirasakan Masyarakat

SELASA, 06 JANUARI 2015 | 06:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama telah melantik pegawai negeri sipil (PNS) sebagai pejabat baru sebanyak 4.676 orang untuk mengisi jabatan eselon II, III dan IV. Pemprov DKI juga memangkas 1.835 jabatan.

Perombakan birokrasi besar-besaran di lingkungan Pemprov DKI  bertujuan untuk memperbaiki kinerja birokrasi karena birokrasi merupakan garis terdepan yang berhubungan dengan pemberian pelayanan umum kepada masyarakat.

Menanggapi perombakan birokrasi tersebut Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Dite Abimanyu menyatakan, perbaikan kinerja PNS DKI Jakarta sangat penting dilakukan untuk menunjang pembangunan Ibukota, utamanya dalam hal pelayanan publik.


"Birokrasi ini memegang posisi yang strategis karena berhubungan langsung dengan hajat hidup masyarakat Jakarta, mulai dari kelahiran sampai kematian bersentuhan dengan birokrasi, untuk itu penting mempunyai birokrat yang baik yang punya orientasi pelayanan kepada masyarakat," tutur Dite dalam keterangannya, Selasa (6/1).

Birokrasi juga, masih menurut Dite, harus bersikap netral terkait dengan pilihan politiknya, bukan merupakan bagian dari kekuatan politik tertentu (partai politik). Sebab, apabila birokrasi menjadi bagian dari kekuatan politik tertentu maka akan menjadi tidak netral, memihak kepada kekuatan aliran politik tersebut.

"Padahal dalam memberikan pelayanan umum, birokrasi diharapkan tidak memihak kepada kelompok tertentu, agar pelayanan umum yang dilakukan oleh pemerintah bisa diberikan pada seluruh masyarakat, tanpa membedakan aliran atau partai politik dari masyarakat," sebut Dite yang juga Ketua DPD PKS Jakarta Timur.

Dirinya juga mengingatkan, perombakan besar-besaran di birokrasi Pemprov DKI harus membawa perubahan yang signifikan terhadap pelayanan publik. "Adanya perombakan birokrasi harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Jakarta, tanpa terkecuali," demikian Dite. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya