Berita

Pertahanan

Laksamana TNI Ade Supandi Sosok yang Diharapkan Internal TNI-AL

MINGGU, 04 JANUARI 2015 | 11:11 WIB | LAPORAN:

Laksdya TNI Ade Supandi di penghujung akhir tahun 2014, resmi dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) menggantikan Laksamana TNI Marsetio yang telah memasuki usia pensiun.

Menurut rencana tanggal 6 Januari mendatang akan digelar upacara serah terima jabatan dari Laksamana TNI Marsetio kepada Laksamana TNI Ade Supandi yang akan berlangsung di Dermaga Ujung, Surabaya.

Terpilihnya Laksamana TNI  Ade Supandi sudah lama diharapan dan dinantikan oleh sebagian besar kalangan internal TNI-AL yang menaruh harapan besar akan sosok pria pintar kelahiran Batujajar, Bandung, 26 Mai 1960 ini.


Kendati menjadi harapan yang besar dari kalangan internal TNI-AL dan Mabes TNI, tidak membuat pria yang menyelesaikan SMA nya di kota Cimahi ini menjadi sombong dan takabur karena Laksamana TNI Ade Supandi selama menjadi Kasum TNI tetap tampil bersahaja dan rendah hati, serta pintar menempatkan diri di dalam lingkungan TNI sehingga banyak disukai berbagai kalangan.

Laksaman TNI Ade Supandi yang berjiwa maritim dan memiliki integritas yang tinggi ini mengawali karirnya di Angkatan Laut saat menjadi taruna AAL pada tahun 1980 dan lulus tahun 1983. Pada tahun 1986 dia melanjutkan pendidikan pada Suspadiv dan Kursus CTT & NBCD di Belanda dan pada tahun 1988 mengikuti pendidikan CICWO & ASW Officer Course di USA.

Berbagai penugasan telah dilaluinya selama menjadi perwira korps pelaut, diantaranya sebagai perwira di KRI Mongisidi-343, KRI Ahmad Yani-351, KRI Oswald Siahaan-354, KRI Nuku-373. Dan menjadi Komandan Kapal di KRI Tongkol-813, KRI Sutedi Senaputra-378, KRI Malahayati-362 dan KRI Ahmad Yani-351.

Pada tahun 2002 Ade Supandi menjabat sebagai Asisten Operasi Gugus Tempur Laut Koarmabar dan ditahun yang sama memegang jabatan sebagai Sahli F” Binpotnaskuatmar Pangarmabar. Setelah dari Koarmabar, tahun 2002 hingga 2004 kembali bergabung memperkuat jajaran Koarmatim dengan jabatan masing-masing sebagai Komandan Satuan Kapal Amfibi, Komandan Satuan Kapal Eskorta dan Komandan Komando Latihan.

Usai menjabat sebagai Komandan Komando Pendidikan Operasi laut (Dankodikopsla), pada bulan Juli tahun 2009 dia dipercaya menjabat sebagai orang nomor satu di jajaran Guskamlabar. Dan setahun kemudian dipercayakan menjadi Gubernur AAL.

Karirnya berlanjut pada tahun 2011 dengan menjabat sebagai Pangarmatim dan diteruskan dengan menjadi Assisten perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kasal, dan terakhir menjabat sebagai Kasum TNI sebelum akhirnya dilantik sebagai Kasal oleh Presiden Jokowi.

Dengan berbekal berbagai pengalaman yang dimiliki, diharapkan Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dapat membawa perubahan yang berarti bagi kemajuan TNI-AL seperti yang telah dilakukan oleh salah satu pendahulunya, yakni Laksamana (Purn) Bernad Kent Sondakh yang telah menjadi tokoh panutan di lingkungan TNI-AL.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya