Berita

Blitz

Lewat Meditasi, Mbah Mijan Bantu Cari Korban AirAsia

SELASA, 30 DESEMBER 2014 | 23:44 WIB | LAPORAN:

Sebagai bukti keprihatinan atas musibah pesawat AirAsia QZ 8501, Ahli Supranatural Mbah Mijan mencoba membantu mencari korban pesawat yang hilang kontak sejak tiga hari lalu lewat jalan meditasi.

"Saya coba semampu saya ya. Lewat meditasi atau kekuatan gaib, saya akan berusaha berkomunikasi dengan makhluk Tuhan yang tak kasat mata. kita tahu, ada kekuatan lain di sekitar kita,"ujar paranormal yang dikenal punya kelebihan berkomunikasi dengan makhluk halus ini saat dihubungi Selasa (30/12/).

Tak hanya berkomunikasi, pria kelahiran Kebumen Jawa Tengah ini mengaku telah mengirim beberapa 'pasukan'. Ketika ditanya apakah pasukan yang dimaksud adalah jin, Mbah Mijan hanya tersenyum.


"Yang pasti mereka bukan dari alam kita. Doakan saja agar apa yang saya lakukan bisa membantu meskipun tidak seberapa," jawabnya merendah.

Tujuan  pencarian korban dengan jalan gaib, menurut pria yang membuka praktek di Apartemen Modern Land, Cikokol Tangerang ini adalah untuk mengetahui  dimana lokasi para penumpang beserta kru pesawat bisa ditemukan.

"Sejauh ini mata batin saya melihat bahwa mereka masih di dalam air. Dengan jalan gaib, semoga mereka-mereka yang kita cari bisa dimunculkan dan terlihat oleh mata telanjang manusia. Yang ada di dasar laut, bisa ke permukaan," sambung Mbah Mijan.

Kepada pihak keluarga dari penumpang dan kru pesawat AirAsia, Mbah Mijan meminta untuk bersabar. "Manusia hanya bisa berusaha, Tuhan juga yang menentukan. Jika ini adalah jalan terbaik, kita harus ikhlas, karena semua sudah diatur oleh Sang Khalik," pungkasnya.

Kini, beberapa serpihan pesawat AirAsia QZ 8501 berhasil ditemukan TNI AU diperairan Teluk Kumai, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Sebelum ditemukan Mbah Mijan sempat bercuit lewat akun twitter @mbah_mijan, tanggal 28 Desember lalu. "Ya Allah, pesawat AirAsia meledak dan puing ada di lepas pantai. Entah pantai apa namanya. Turut berduka buat para korbannya." [did]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya