Berita

foto:net

Inilah Kronologis Hilangnya AirAsia QZ8501 Versi Kemenhub

SELASA, 30 DESEMBER 2014 | 09:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan penjelasan resmi mengenai kronologis hilangnya pesawat AirAsia QZ8501.

Berikut keterangan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Djoko Murjatmodjo seperti dilansir dari laman Setkab RI (Selasa, 30/12).

Minggu, 28 Desember 2014


-Pukul 05.36 WIB: Pesawat berangkat dari Surabaya menuju Singapura, terbang dengan ketinggian 32.000 kaki (Flight Level 320) dan mengikuti jalur penerbangan: M-635;
-Pukul 06.12 WIB: Pesawat Contact ATC Jakarta pada ketinggian FL.320 pada Fekuensi 125.7 MHz. Pada saat contact, ATC Radar Jakarta mengidentifikasi pesawat pada layar radar. Pada saat contact, pesawat menyatakan menghindari awan ke arah kiri dari M-635 dan meminta naik ke ketinggian 38.000 kaki (FL.380);
-Pukul 06.16 WIB: Pesawat masih telihat di layar radar;
-Pukul 06.17 WIB: pesawat hanya tampak signal ADS-B, pada saat ini sekaligus hilang contact dengan ATC;
-Pukul 06.18 WIB: target hilang dari radar, hanya tampak flight plan track saja;
-Pukul 07.08 WIB: Pihak ATC menyatakan INCERFA (tahap awal pesawat hilang contact). Pada pernyataan INCERFA dan seterusnya, Basarnas sudah terinformasi;
-Pukul 07.28 WIB: Pihak ATC menyatakan ALERFA (tahap lanjut pesawat);
-Pukul 07.55 WIB: Pihak ATC mernyatakan DETRESPA (pernyataan pesawat hilang).

Jumlah Penumpang pesawat Air Asia dengan rute Surabaya-Singapura tersebut sebanyak 155 orang, terdiri dari: dewasa 138 orang, anak-anak 16 orang, bayi 1 orang. Crew: 1 orang Pilot (Capt. Irianto), 1 orang FO (Remi Emmanuel Plesel), 4 orang Cabin Crew.

Kegiatan posko: Di Tower Bandara Soekarno Hatta dibuka Crisis Management Center sesuai SOP AirNav Indonesia. Pimpinan Crisis Management Center: Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara. Nomor Kontak yang dapat dihubungi: Surabaya: 031-8690945, Jakarta: 021-55912648 AirAsia: 021-29270811 (khusus untuk keluarga penumpang) dan AirAsia : 021-29270831 (khusus untuk media). [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya