Berita

Nono Sampono/net

DPR Diminta Anggarkan Dana Darurat Basarnas

SELASA, 30 DESEMBER 2014 | 08:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sepengetahuan mantan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Letnan Jenderal (Marinir) Purn. Nono Sampono tidak ada dana darurat di Basarnas. Misalnya, operasi pencarian pesawat AirAsia QZ 8501 yang hilang kontak sekitar pukul 7.00 WIB (Minggu, 28/12).

Untuk itu, ke depan, kata Nono, DPR harus menganggarkan dana darurat kepada Basarnas seperti yang sudah dianggarkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Manurut anggota DPD ini, pasca pencarian pesawat AirAsia akan ada hitung-hitungan biaya yang dikeluarkan masing-masing lembaga. Saat ini, jelas Nono, masing-masing lembaga sedang mengeluarkan dana masing-masing dalam proses pencarian.


Dalam proses pencarian pesawat AirAsia jenis Airbus A320-200 di kawasan laut Belitung dan kawasan Kalimantan, lembaga yang terlibat, seperti TNI, Polri, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan lembaga lain, tidak menggunkan dana Basarnas.

"Ke depan, DPR harus mengalokasikan dana darurat kepada Basarnas," sebut Nono dalam talkshow di Tv One pagi ini (Selasa, 30/12).

Seperti diwartakan sebelumnya, pesawat AirAsia QZ8501 yang terbang dari Surabaya menuju Singapura hilang kontak sejak sekitar pukul 7.00 WIB (Minggu, 28/12). Pesawat tersebut kemungkinan besar mengalami gangguan cuaca. Sebelum hilang dari radar ATC di Jakarta, pilot pesawat, Kapten Iriyanto, minta izin untuk mengubah arah pesawat demi menghindarkan awan tebal.

Pesawat membawa penumpang 155 orang dan kru sebanyak 7 orang, total di dalam pesawat 162 orang. Dengan rincian, Indonesia 155 orang, Korea Selatan 1 orang, Singapura 1 orang, Prancis 1 orang dan Malaysia 1 orang. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya