Berita

Gwyneth Paltrow

Blitz

Gwyneth Paltrow, Kuliah Nggak Lulus Ditolak CEO Yahoo

MINGGU, 28 DESEMBER 2014 | 06:50 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Popularitas dan nama be­sar tidak menjamin selebriti di­percaya masuk ke dalam dunia perkantoran, apalagi jika tidak memiliki gelar pendidikan. Hal tersebut dialami oleh Gwyneth Paltrow yang kabarnya ditolak kerja karena tidak lulus kuliah.

Pemberitaan menyebutkan bahwa bintang film Thanks For Sharing, Iron Man dan Shallow Hall itu mengincar posisi editor kontributor di situs Yahoo! Food. Tapi sayangnya, bekas istri Chris Martin itu ditolak karena di­anggap tidak layak menerima posisi tersebut, di­lihat berda­sarkan latar belakang pendi­dikan yang hanya lulus SMA.

Meski telah merilis buku resep yang sangat laris dan me­nulis untuk situs Goop, namun Yahoo! tetap memiliki standar tersendiri dalam me­rekrut kon­tributor. Konon stan­dar itu di­buat oleh CEO Yahoo, Mari­ssa Mayer.


Walaupun ia (Paltrow) telah menciptakan buku masakan yang laris manis dan blog gaya hidup ternama, Mayer yang ter­biasa me­nanyakan para pe­ting­gi Yahoo dimana mereka ber­kuliah, lang­sung menolak Pal­trow sebagai editor untuk Yahoo Food,” tulis sebuah artikel di majalah New York Times.

Bukannya tidak pernah ku­liah, hanya saja Paltrow tidak lulus dari jurusan antropologi di Universitas UC Santa Bar­bara. Dia gagal menyelesaikan pen­didikannya karena dike­luar­kan dari kampusnya.

Keputusan Mayer itu dikritik. Mantan staf di Google itu di­nilai sebagai orang angkuh yang hanya me­lihat orang lain dari pen­di­dikannya. Padahal, beberapa orang yang sukses membangun situs atau media sosial seperti Steve Jobs, Bill Gates dan Mark Zuckerberg juga tidak berhasil menuntas­kan pendidikannya.

Ada pula CEO jejaring sosial Tumblr, David Karp yang tidak pernah kuliah. Juru bicara Yahoo belum memberikan res­pons terkait hal ini.

Untung saja penolakan Ya­hoo tidak membuat Paltrow ter­puruk. Terlebih ia kembali mes­ra dengan eks suami, Chris Martin. ***

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya