Berita

exodus:net

Dunia

Film Exodus Dilarang Tayang di Mesir

MINGGU, 28 DESEMBER 2014 | 01:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Film Exodus dilarang tampil di Mesir. Kepastian itu disampaikan setelah badan sensor setempat menyebut film memiliki ketidakakuratan sejarah.

Kepala badan sensor Mesir mengatakan ketidakakuratan yang dimaksud meliputi adegan kaum Yahudi membangun piramida dan Nabi Musa membelah Laut Merah. Menurut versi mereka, bangsa Yahudi tidak ikut ambil bagian dalam proses pembangunan piramida.

Dengan kebijakan itu, maka Mesir menjadi negara kedua yang melarang penayangan film arahan Ridley Scott itu. Sebelumnya, larangan penayangan juga diterbitkan oleh pemerintah Maroko.


Film berdurasi 150 menit itu menceritakan perjalanan hidup Moses (Nabi Musa) yang memimpin para bangsa Yahudi keluar dari siksaan Ramses (Firaun). Bangsa Yahudi dipaksa untuk bekerja membangun bangunan tanda kemegahan istana Firaun, seperti membangun piramida dan patung-patung besar.

Moses yang merupakan saudara tiri Ramses diusir dari istana setelah diketahui bahwa dia adalah bagian dari keturunan Yahudi. Dalam masa keterasingan, Moses mendapat ilham untuk membebaskan bangsa Yahudi dari jeratan Ramses. Moses kembali ke istana Memphis dan berhasil memimpin perlawanan bangsa Yahudi.

Diakhir cerita, Moses membawa bangsa Yahudi menyeberangi Laut Merah yang surut akibat meteor jatuh. Pasukan Ramses yang mengejar terjebak di tengah laut yang mulai kembali pasang. Akhirnya, Moses dan bangsa Yahudi berhasil menyeberang dan meneruskan perjalanan menuju tanah yang dijanjikan di Kanaan. Sementara Ramses tetap hidup dan kehilangan semua pasukan tempurnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya