Berita

Jokowi Cabut Subsidi, Wajar IMF Memuji Indonesia

KAMIS, 25 DESEMBER 2014 | 19:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

International Monetary Fund (IMF) memuji pengelolaan makroekonomi Indonesia yang dinilai telah meningkatkan kredibilitas kebijakan dan ketahanan eksternal di Indonesia.

Peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP), Gede Sandra menegaskan, pujian lembaga donor tersebut hanya gombal belaka. Karena selama melaksanakan kebijakan neoliberal semacam pencabutan subsidi energi, IMF pasti akan memuji pemerintahan suatu negara.

"Tentu tanpa mereka mempedulikan apakah kebijakan tersebut ternyata merugikan mayoritas rakyat di negara tersebut atau tidak," ucap Gede Sandra dalam pesan singkat kepada Kantor Berita Politik RMOL (Kamis, 25/12).


Seperti diketahui, selain subsidi BBM, pemerintah Indonesia juga akan mencabut subsidi harga elpiji 3 kg dan subsidi harga listrik PLN untuk pengguna 1300 kWh. Selain itu juga pemerintah berencana mencabut subsidi untuk kereta api kelas ekonomi.

Gede menjelaskan, semua kebijakan tersebut nyata sekali memberatkan masyarakat Indonesia yang berpenghasilan menengah ke bawah, sehingga berpotensi meningkatkan jumlah masyarakat miskin.zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya