Berita

Komisi III DPR: Kasus Rekening Gendut harus Diusut Tuntas

RABU, 24 DESEMBER 2014 | 20:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kasus rekening gendut yang sempat disebut-sebut ditengarai melibatkan sejumlah perwira tinggi di Mabes Polri harus diusut tuntas. Pasalnya, isu rekening gendut itu bisa menggerus semangat Polri dalam memberantas korupsi.

Kalau memang ada yang memiliki rekening gendut tentu harus dibuktikan,” jelas Wakil Ketua Komisi III DPR, Almuzzammil Yusuf, Rabu (24/12).

Karena menurutnya, Kapolri mendatang harus mengusung semangat memberantas korupsi. Komitmen yang kuat tentunya akan mendorong seluruh elemen dan individu di Polri untuk bersatu melawan kejahatan tersebut. Semua sepakat, Kapolri mendatang harus berkomitmen kuat memberantas korupsi,” imbuhnya.


Penelusuran ini penting agar isu korupsi dan termasuk rekening gendut hanya menjadi isu, bahkan fitnah yang merugikan banyak pihak. Karena itu akan kita cek nanti,” tandas politikus PKS ini.

Isu ini kembali mengemuka karena salah seorang calon Kapolri adalah Komjen Budi Gunawan yang kerap disebut memiliki rekening gendut.

Namun, Pada Juli tahun lalu, saat melaporkan harta kekayaan, dia membantah. "Bahwa terkait LHA (Laporan Hasil Analisis) dari PPATK, kembali saya luruskan, itu sudah ditindaklanjuti oleh Bareskrim pada tahun 2010," kata Budi.

Hasilnya pun telah dikirim ke PPATK. "Jadi masalahnya telah selesai. Artinya, wajar dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya