Berita

Ahmad Yani

PKS Minta Anggaran TA DPRD DKI Segera Cair

RABU, 24 DESEMBER 2014 | 07:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi A DPRD DKI Jakarta bersama Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD DKI menggelar Rapat Koordinasi, di Ruang Rapat Komisi A, Kebon Sirih Jakarta, Selasa (23/12). Setwan sendiri adalah mitra kerja dari Komisi A. Dalam rakor itu dikemukakan terkait dengan hak-hak anggota dewan, selain itu juga Setwan menjelaskan tentang struktur organisasi dan Tugas Pokok serta Fungsi sekretariat dewan.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Ahmad Yani mengatakan, ada beberapa usulan dari anggota dewan lainnya, bahwa Setwan diminta untuk betul-betul dapat memberikan bantuannya untuk memfasilitasi hal-hal yang menjadi hak dewan, agar dewan bisa bekerja dengan baik.

"Terkait fasilitas, ada dua gedung yang masih banyak kekurangan, misalnya telpon di ruangan anggota yang masih belum bisa aktif, karena banyak dari anggota dewan dan staf terkait dengan keluhan tidak adanya sinyal seluler," jelasnya.


Fraksi PKS masih menurut Yani, meminta untuk memperhatikan sarana yang ada. "Ada yang perlu diperbaiki, seperti kamar mandi dengan keran yang rusak, lahan parkir yang kurang ditata, khususnya untuk anggota dewan dan staf, serta adanya pengaturan untuk diberikan stiker masuk ke gedung dewan," imbuh politisi PKS asal Jakarta Selatan ini.

Selain itu, dirinya menyinggung tentang anggaran para Tenaga Ahli yang belum turun, FPKS mendorong agar anggarannya segera diturunkan. "Sedapat mungkin Setwan segera menjembatani ke Pemprov agar anggaran untuk para TA yang sudah bekerja, khususnya di Fraksi PKS, untuk bisa diperhatikan," pungkasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya