Berita

saleh daulay/net

Saleh Daulay: Pemuda Muhammadiyah harus Lebih Baik Lagi

SELASA, 23 DESEMBER 2014 | 22:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018 diharapkan lebih baik dibanding pengurus sebelumnya. Karena hanya dengan itu, organisasi Pemuda Muhammadiyah akan beruntung.

"Saya berharap akan jauh lebih baik dari periode kami sebelumnya," ujar Ketua Umum PP PM 2010-2014, Saleh P. Daulay, saat menyampaikan sambutan dalam acara pelantikan Badan Pengurus Harian PP PM 2014-2018 di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat malam ini (Selasa, 23/12).

Saleh yakin hal itu bisa dilakukan. Karena dalam amatan dia, pengurus Pemuda Muhammadiyah di bawah kepemimpinan Dahnil Anzar Simanjuntak (32 tahun) saat ini rata-rata masih berusia muda. Hal itu juga menunjukkan Pemuda Muhammadiyah tidak mengalami kekeringan kader.


"Saya melihat banyak anak-anak muda. Jadi sudah mulai turun umurnya di banding periode 2010-2014. Meski belum sepenuhnya bisa menjalankan UU Pemuda," ungkapnya merujuk UU 40/2009 tentang Kepemudaan yang membatasi usia pemuda Indonesia yakni 15 sampai dengan 30 tahun.

Namun dia mengingatkan biasanya semangat untuk mengabdi untuk kencang di awal-awal periode. Dia berharap, agar semangat tersebut terus dijaga dan dikawal. Salah satu caranya dengan sering mengulangi ikrar yang telah diucapkan. Dia menekankan itu karena jangan sampai pengurus malah jadi beban.

"Jangan sampai mengurus pengurus. Itu lebih sulit dari mengurus urusan itu sendiri," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Saleh juga mengucapkan rasa syukur periode kepemimpinannya berakhir dengan husnul khotimah. Makanya, dia berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi mensukseskan masa kepeminannya selama 4 tahun ini.

"Untuk teman-teman yang selama ini belum puas atas kinerja kami, saat ini saatnya untuk melakukan apa yang seharusnya. Mumpung ada waktu 4 tahun," tandasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya